Pembangunan dan Pengelolaan Gedung
Pelaksanaan Pembangunan
- Jadwal pembangunan
Kegiatan persiapan berupa pembuatan maket, denah, blue print dan pengurusan perizinan diharapkan selesai pada bulan Juli 2009. Peletakan batu pembangunan Gedung Pusat Alkitab telah dilaku-kan pada Ibadah Syukur HUT 55 LAI pada Senin, 9 Februari 2009 dengan melibatkan wakil-wakil utusan Gereja Aras Nasional, seperti Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta di Indonesia (PGPI), Gabungan Gereja-gereja Baptis di Indonesia (GGBI), Persekutuan Gereja/Lembaga Injili di Indonesia (PGLII), Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK), Bala Keselamatan, Gereja Orthodox Indonesia (GOI), dan Persekutuan Gereja-gereja Tionghoa di Indonesia (PGTI) serta wakil pemerintah (dhi. Dirjen Bimas Kristen Protestan Departemen Agama RI dan Dirjen Bimas Katolik Departemen Agama RI) dan para tokoh masyarakat kristiani Indonesia, serta Pengurus, Pengawas dan Pembina LAI. Pembangunan diharapkan selesai dalam 2 (dua) tahun sejak diperolehnya perizinan.
- Panitia Pembangunan
Untuk melaksanakan pembangunan ini Pengurus melalui Komisi Pengelolaan dan Pengembangan Aset (Komisi PPA) LAI telah membentuk sebuah Panitia Pembangunan Gedung Pusat Alkitab yang terdiri dari para mitra dengan berbagai profesi dan latar belakang. Panitia Pembangunan ini akan melakukan kegiatan-kegiatan persiapan antara lain rencana pembangunan, perizinan, penggalangan dana, dsb.
- Pelaksana Pembangunan
Kegiatan pembangunan akan dilakukan oleh perusahaan pelaksana pembangunan yang dipilih oleh Panitia Pembangunan melalui proses tender.
Pengelolaan Gedung Pusat Alkitab
Pengelolaan gedung akan dilakukan secara profesional, terpisah, namun merupakan Unit Pengelola sebagai bagian dari Manajemen LAI yang akan ditangani oleh para profesional, yang bertanggung jawab kepada Pengurus LAI, atau oleh Badan Hukum yang juga ditangani oleh para profesional.
