SIMPOSIUM NASIONAL BIBLIKA, diselenggarakan oleh IKATAN SARJANA BIBLIKA (ISB) bekerja sama dengan Fakultas Teologi Universitas Kristen Duta Wacana dan Universitas Katolik Sanata Dharma pada 24-27 Juli 2002 di Yogyakarta. Simposium ini merupakan kelanjutan dari Pertemuan Ikatan Sarjana Biblika yang terakhir kali diselenggarakan di Prigen, Jawa Timur pada Juli 2000. Adapun maksud pertemuan adalah untuk memberi kesempatan bagai para pakar biblika di Indonesia membagikan pengalaman dan karyanya di bidang biblika. Khusus untuk pertemuan kali ini topik yang dipilih adalah: ”Hermeneutik Lokal: Upaya-upaya untuk mendialogkan teks Alkitab dengan pembaca lokal.”
Alasan pemilihan topik tersebut, sebagaimana disebutkan dalam undangan, adalah keinginan agar unsur-unsur yang bersumber dari pembaca lokal (Indonesia dalam segala keragamannya) tidak lagi diasingkan dari pembacaan Alkitab melainkan didialogkan dengan teks Alkitab. Dasar dari keinginan ini adalah teori-teori Hermeneutik mutakhir yang bersikap lebih terbuka terhadap keterlibatan subyek penafsiran. Di samping kesadaran bahwa pembaca lokal memiliki kekayaan tradisi yang dapat memberikan sumbangan besar bagi tafsir Alkitab.
Pembicara yang dihadirkan a.l.: E. Gerrit Singgih, Jacub Santoja, dan Robert Setio dari Fakultas Teologi UKDW, Martin Harun, OFM dari Sekolah Tinggi Filsafat DRIYARKARA, V. Indra Sanjaya, Pr dari Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma, dan B. Pareira, O. Carm dari STFT Widya Sasana, Malang.
Berikut kami lampirkan keputusan para peserta simposium mengenai organisasi Ikatan Sarjana Biblika.
Para peserta Simposium Hermeneutika Lokal di Kaliurang (kira-kira 40 orang pakar biblika) telah menyepakati untuk mendirikan organisasi profesi, yang secara tentatif disebut Ikatan Sarjana Biblika (ISB), dan telah memilih Pengurus Harian untuk dua tahun mendatang, yakni Martin Harun (STF Driyarkara, Jakarta) sebagai Ketua, Robert Setio (Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta) sebagai Wakil Ketua, dan Andreas Hauw (Lembaga Alkitab Indonesia) sebagai Bendahara. Posisi sekretaris masih akan dicari oleh ketiga anggota Pengurus Harian tersebut. Pengurus Harian yang pertama ini diberi tugas untuk mempersiapkan Anggaran Dasar yang akan diajukan kepada Sidang Pleno pada tahun 2004, serta mendaftarkan pakar biblika yang berminat menjadi anggota organisasi profesional ini. Diharapkan pula dapat terbentuk koordinasi secara regional dengan ISB Wil. Jakarta dan Jabar yang sudah terbentuk sejak 1996. Diusulkan agar bersamaan dengan Sidang Pleno pada tahun 2004 kembali diadakan sebuah Simposium. Peserta simposium kali ini merekomendasikan lokasinya nanti adalah di sekitar kota Malang. Sedangkan penyelenggaranya adalah Sekolah(-Sekolah) Tinggi Teologi di wilayah tersebut. Seorang wakil dari STFT ‘WIDYA SASANA’ di Malang telah menyatakan kesediaannya untuk menindak-lanjuti kemungkinan tersebut. Sebagai tema simposium dibicarakan beberapa usulan: "Yesus" (misalnya Yesus Sejarah, Yesus dalam konteks Asia, Yesus dalam agama-agama, trend-trend baru dalam Kristologi, dsb).
Pakar-pakar biblika yang ingin mendaftarkan diri menjadi anggota ISB, baik untuk wilayah Jakarta/Jabar dan nasional silakan mengirimkan nama dan alamatnya kepada Sekretariat Ikatan Sarjana Biblika d.a. Lembaga Alkitab Indonesia, Jl. Ahmad Yani 90, Bogor 16161. Alamat ini adalah alamat sementara dari sekretariat ISB Jkt/Jabar. Atau, dapat juga menghubungi Neila G.M. Mamahit melalui email neila@alkitab.or.id.