"Hai orang-orang Galatia yang bodoh"


Tak ada surat Paulus yang lebih membantu untuk mengenal rasul Paulus daripada suratnya kepada umat di Galatia. Konfliknya dengan jemaat di Galatia ini mendorong Paulus untuk memperkenalkan dirinya lebih detail: Siapa dia sebelum panggilannya, dan apa sesungguhnya tugas kerasulannya? Dengan segala temperamennya, Paulus membela Injil yang ia langsung terima dari Allah dan yang dimaksudkan untuk segala bangsa, melampaui batas umat Israel. Argumentasinya ini disusun dengan rapi.

Surat Galatia telah menjadi dokumen yang amat penting sejak masa Reformasi. Karena, terus dibaca dan dipahami dalam konteks pertentangan antarumat Kristen zaman modern -- yang tentu tak sama dengan masalah umat Galatia pada pertengahan abad pertama -- maka penafsiran surat telah bergeser dari tujuannya yang asli. Banyak pakar sadar akan hal itu. Reinterpretasi amat perlu untuk pemulihan hubungan antara umat Kristen dan Yahudi, dan antarumat Kristen sendiri.

Kuliah disampaikan oleh P. Dr. Martin Harun, O.F.M. anggota Lembaga Biblika Indonesia sekaligus Profesor di STF Driyarkara dan telah menerbitkan berbagai buku mengenai Kitab Suci.

Kamis, 5 Oktober 2006, Pukul 16.30 – 20.30 WIB

Tempat Ruang Pertemuan LAI, Lt. 2. Jln. Salemba Raya 12, Jakarta Pusat

Pembicara P. Prof. Dr. Martin Harun OFM (Lembaga Biblika Indonesia, Profesor di STF Driyarkara)

Kontribusi peserta : umum - Rp 50.000,- ; mahasiswa - Rp 20.000,-

Untuk pendaftaran silakan menghubungi:

  • E-mail        : biblika@alkitab.or.id

  • Surat          : Pusat Pengkajian Biblika LAI Jln. A. Yani 90, Bogor 16161

  • Telepon      : (0251) 339 530

  • Faks           : (0251) 311 414 (konfirmasi pembayaran pendaftaran)

  • Pembayaran : No. Rekening BCA KCP Kebon Kembang, Bogor: 1741263144 a.n. Neila GM Mamahit/Adelin

 

 

Registrasi (Formulir bisa difotokopi – mohon diisi secara lengkap)

Home

 

12 • 3 << Previous • Next >>