NewsDonationShopAbout Our SocietyContact UsLink
Main Menu
Home
Biblika
Library
Email Today
News
FAQs
Shop
Alkitab Web
Discussion
Guest book
Shop
Bible Testament Bible Portion
Live Support
Information LAI

WebSite






Lost Password?
No account yet? Register
Hit Counter

We have 19 guests online
Polling
Ada berapa Alkitab di rumah Anda?
 

Random Bible Verse
Provided by Christian Counseling & Educational Services
PBH/PBA LAI Bintuni PDF Print E-mail
Thursday, 04 February 2010

“Saya Ingin Bisa Baca Alkitab”

web-031.jpgItulah ungkapan hati Ibu Hermina Kamanggiwang Masubau (41 tahun), warga belajar dari Gereja Kristen Injili di Tanah Papua, Jemaat Efata, Korano Jaya, Manimere – Teluk Bintuni. Sebelumnya ia pernah sekolah hanya sampai kelas 1 SD. Ibu empat orang anak ini sadar membaca itu penting, maka dia selalu mendorong anak-anaknya untuk giat belajar agar tidak seperti dirinya. “Saya rindu untuk bisa membaca Firman Tuhan sendiri, selama ini saya hanya mendengar. Kalau di rumah anak-anak dan bapa (suami) yang baca. Kalau di gereja dengar dari Pendeta dan teman-teman di kebaktian wanita” lanjut Ibu Hermina. Dia sangat berharap agar setelah bisa membaca nanti, dia akan membaca Alkitab sendiri, dan belajar untuk membawakan Firman Tuhan di kebaktian wanita seperti teman-temannya yang lain.

Apa yang diungkapkan oleh Ibu Hermina ini, juga merupakan harapan dari para peserta belajar Program PBH/PBA LAI lainnya di Teluk  Bintuni. Tahun 2010 ini, Teluk Bintuni dipilih oleh LAI sebagai tempat pelaksanaan Program Pemberantasan Buta Huruf/Pembaca Baru Alkitab (PBH/PBA) karena menurut data statistik penduduk di tempat ini masih banyak yang belum mengenal huruf dan aksara termasuk warga gereja. web-011.jpg

Survey awal telah dilakukan bulan Juli 2009 dan sosialisasi ke gereja-gereja dilanjutkan dengan pendataan warga belajar. Program ini akan dimulai sejak tanggal 17 Januari 2010, dengan menempatkan sdri. Ratna Sari Harefa, S.Th., sebagai Pimpinan Lapangan PBH/PBA LAI Bintuni. Secara resmi Program PBH/PBA LAI 2010 ini akan dimulai 22 Februari 2010 dan berakhir di bulan November 2010.

Bekerja sama dengan Gereja Kristen Injili di Tanah Papua Klasis Teluk Bintuni dan juga beberapa denominasi gereja yang lain baik Katolik maupun Protestan, LAI terpanggil untuk membantu mendukung program pemerintah mengatasi buta huruf di daerah ini. Program ini dirancang untuk membantu umat Kristen yang buta huruf agar mereka dapat mengenal aksara dan angka dan pada akhirnya dapat membaca dan memahami Firman Tuhan.

Progam ini akan berlangsung selama 9 bulan (Februari-November 2010). Untuk memudahkan peserta dalam mengikuti proses belajar, LAI menyediakan bagi tiap peserta buku berseri (seri 1-3 mengenal huruf, seri 4-2 memahami Firman Tuhan) yang isinya dibuat dengn bahasa yang sederhan dan ilustrasi yng menolong mereka untuk memahami materi yang diajarkan.[HJL]
 
< Prev   Next >
© 2007 Lembaga Alkitab Indonesia 2007