NewsDonationShopAbout Our SocietyContact UsLink
Main Menu
Home
Biblika
Library
Email Today
News
FAQs
Shop
Alkitab Web
Guest book
Shop
Bible Testament Bible Portion
Live Support
LAI Info

IT Administrator Web

Product LAI Info






Lost Password?
No account yet? Register
Kemurahan Tuhan di Teluk Bintuni Print E-mail
Monday, 01 March 2010

Tepat pukul 10.50 WIT, Minggu 21 Februari 2010, pesawat Twin-Otter berpenumpang 16 orang mendarat dengan sedikit hentakan di Bandara Teluk Bintuni, Papua, setelah terbang 50 menit dari Manokwari.  Kami bertiga: Duta Pranowo (Sekretaris Umum), Alpha Martyanta (Kepala Departemen Penyebaran), dan Hendrik J. Lohey  (Staf Departemen Komunikasi) turun dari pesawat dengan perasaan lega dan tutor-sekum.jpgucapan syukur kepada Tuhan yang telah “mengawal” kami tiba di Teluk Bintuni dengan selamat. Tujuan kami ke Teluk Bintuni adalah dalam rangka Pembukaan Program Pemberantasan Buta Huruf/Pembaca Baru Alkitab (PBH/PBA) Lembaga Alkitab Indonesia (LAI).

Di Bandara Teluk Bintuni, kami dijemput oleh Sdri. Melly Payungallo, Pjs. Kepala Perwakilan LAI Jayapura, dan Sdri. Ratna Sari Harefa, Pimpinan Lapangan Program PBH/PBA LAI. Selanjutnya kami naik ojek menuju Hotel Steen Kool tempat kami menginap. Setelah beristirahat, sore harinya kami melakukan koordinasi persiapan dan pelaksanaan Pembukaan Program PBH/PBA LAI, yang akan dilaksanakan dengan Ibadah keesokan harinya 22 Februari 2010 pukul 09.00 WIT di Gereja Kristen Injili di Tanah Papua, Jemaat Viadolorosa Bintuni Kota, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.

Program PBA/PBA LAI dimulai dengan survey pada bulan Juni dan Oktober 2009 oleh Departemen Penelitian & Pengembangan (Litbang LAI), bekerjasama dengan Gereja-gereja setempat, dalam hal ini Gereja Kristen Injili di Tanah Papua (GKI), Gereja Katolik, dan Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GKPAI). Target peserta 1000 peserta.  Pada waktu diadakan survey telah terdata 800 peserta. Namun ketika diadakan sosialisasi program pada bulan Januari 2010 bersama dengan pimpinan Gereja, Koordinator Wilayah, dan para Tutor, jumlah peserta menyusut dikarenakan tidak memenuhi persyaratan, kurang lengkapnya data.

Peresmian Pembukaan Program PBHA/PBA LAI diawali dengan laporan dari Alpha Martyanta, Kepala Departemen Penyebaran sekaligus sebagai Manajer Program PBH/PBA LAI. Jumlah peserta setelah diadakan pendataan ulang tercatat dan terdaftar sebanyak 615 orang. Jumlah Tutor 35 orang, dan jumlah Koordinator Wilayah 2 orang.  Wilayah 1 dengan jumlah peserta 250 orang ditangani oleh 16 Tutor, meliputi: 10 Lokasi Belajar di Sumbery, Tirasay, Botay, SP II, SP III, Atibo, Pasamay, Belmes, Iguriji, dan Bintuni Kota.  Wilayah 2, dengan jumlah peserta 365 orang, ditangani oleh 25 Tutor, meliputi: 10 Lokasi Belajar di Tohiba, Tembuni, Myado, Steenkool 3, Jagiro, Barma, Rawara II, Rawara I, Meyenda, dan Meyerga.

Sekum LAI menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Gereja-gereja dan Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan program PBH/PBA LAI. Kepada Pimpinan Gereja/Jemaat diharapkan berperan dalam memotivasi warga belajar untuk tekun belajar sampai selesai. Dan melibatkan warga belajar yang telah lulus program ini nanti dalam kegiatan gerejawi agar kemampuan membaca, dan menulis dapat dikembangkan dan tidak hilang.  Keberhasilan program ini lebih banyak bergantung kepada 615 peserta warga belajar dan para Tutor. Semoga mereka juga dapat menjadi motivator bagi warga jemaat/masyarakat yang belum terjangkau oleh program PBH/PBA LAI di Bintuni ini. Dan melalui mereka pulalah Kabar Baik dapat terus disebarkan hingga sampai ke pelosok-pelosok dan pedalaman wilayah Kabupaten Teluk Bintuni.  Sehingga program ini dapat memberikan sukacita dan berkat Allah karena semakin banyak orang mengenal Firman Tuhan.
Pdt. Rumbiak, Kepala Wilayah VI, GKI di Tanah Papua mewakili denominasi Gereja-gereja Wilayah Teluk Bintuni, memberikan pesan kepada para Tutor agar menjalankan tugas dengan baik, taat, setia, dan bertanggung jawab dengan mendampingi warga belajar secara intens. Karena kalau tidak, warga belajar akan kehilangan motivasi belajar.  Kepada Pemerintah Daerah Pdt. Rumbiak berharap agar mendukung dan membantu fasilitas termasuk dana.

pembukaan-pbh-pba.jpgBupati Kepala Daerah Kabupaten Teluk Bintuni yang diwakili oleh  Daniel Sebaru/ Sekretaris Daerah, sebelum meresmikan Pembukaan Program PBH/PBA LAI menyampaikan sambutan bahwa ada kemurahan Tuhan di Kabupaten Teluk Bintuni! Ada terobosan dengan adanya Program PBH/PBA di Teluk Bintuni. Berharap agar pendeta dan pimpinan gereja serta pimpinan  masyarakat dapat mendorong jemaat dan warganya untuk terlibat aktif dalam program PBH/PBA LAI ini, sehingga hasilnya nanti berdampak pada program pembangunan masyarakat Teluk Bintuni.  Sekda Kabupaten Teluk Bintuni ini juga mengucapkan terima kasih kepada LAI yang telah memilih Kabupaten Teluk Bintuni sebagai wilayah bagi pelaksanaan program PBH/PBA LAI di tahun 2010 ini. 

Selanjutnya Sekretaris Daerah Kabupaten Teluk Bintuni secara resmi membuka Program PBH/PBA LAI dengan memukul Tifa. Dikuti dengan penyematan tanda peserta (badge) secara simbolis kepada warga belajar yang mewakilinya.

Pembukaan Program PBH/PBA LAI juga dimeriahkan dengan tarian daerah yang ditampilkan oleh gabungan dari pemuda, remaja, dan anak warga Jemaat setempat. Sukacita memenuhi yang hadir dalam pembukaan ini, dan Kemurahan Tuhan terjadi dan dirasakan oleh warga di Teluk Bintuni. Tuhan memberkati Papua!

 
< Prev   Next >
© 2007 Lembaga Alkitab Indonesia 2007