NewsDonationShopAbout Our SocietyContact UsLink
Main Menu
Home
Biblika
Library
Email Today
News
FAQs
Shop
Alkitab Web
Discussion
Guest book
Shop
Bible Testament Bible Portion
Live Support
LAI Info

IT Administrator Web

Product LAI Info






Lost Password?
No account yet? Register
Hit Counter

Who's Online
We have 4 guests and 2 members online
  • flore09hs0
  • biieksiesp
Polling
Seberapa sering anda membaca Alkitab?
 
Berapa lama waktu yang anda perlukan setiap kali membaca Alkitab
 

Random Bible Verse
Satu Dalam Kasih 2013 E-mail
Proyek SDK
Friday, 04 January 2013

sdk_2013_cover_600x466.jpg"Sudah setahun saya meminta kepada Tuhan supaya saya punya Alkitab yang dapat saya baca setiap hari, namun Tuhan mengajar saya untuk bersabar".

Demikian ungkapan Ibu Nurlince Batu, umat Tuhan yang berasal dari daerah Nunbaki, Mollo Barat - NTT saat menerima Alkitab hasil dukungan program Satu Dalam Kasih pada tanggal 2 Agustus 2012 yang lalu. Ungkapan ini sekiranya mewakili doa dan harapan setiap umat Tuhan yang sekian lama merindukan Alkitab dan pada saatnya doa dan harapan tersebut terjawab dengan hadirnya Alkitab di tangan mereka.

Untuk itu berkaitan dengan program Satu Dalam Kasih tahun 2013 berikut beberapa daerah yang akan menerima dukungan Alkitab yang tentunya akan dapat diberikan dengan dukungan doa dan dana dari segenap pihak yang rindu untuk menghadirkan Firman Tuhan bagi setiap orang.

Read more...
 
Kabar Baik Bergambar dalam Bahasa Kurima E-mail
Proyek Penerbitan
Friday, 04 January 2013

kbb_kurima.jpgKurima merupakan salah satu distrik/kecamatan di Kabupaten Yahukimo, di wilayah Baliem Selatan. Distrik ini termasuk distrik tertua di Yahukimo, dan bisa dicapai dengan perjalanan darat atau udara dari Wamena (ibu kota Kabupaten Jayawijaya). Sebagaimana distrik lain yang ada di Yahukimo, Kurima juga tersebar atas kampung-kampung yang keseluruhannya berjumlah 22 kampung, dengan jumlah penduduk 13.985 jiwa. Umumnya masyarakat Kurima hidup dengan bercocok tanam, yang menghasilkan ubi, kacang, sayur-mayur, dan tanaman perkebunan seperti kopi. Di daerah Baliem Selatan, Kurima dikenal sebagai penghasil wortel dan kopi. Letak yang terpencil dengan kontur tanah yang berbukit-bukit membuat pembangunan di daerah ini, baik fisik maupun non fisik, menjadi terhambat. Hal ini terlihat dari akses transportasi yang sulit serta pertumbuhan ekonomi rakyat yang berjalan sangat lambat. Perjalanan antar kampung umumnya ditempuh dengan berjalan kaki, bisa selama berjam-jam bahkan berhari-hari, melalui jalan setapak, bukit dan lereng gunung. Demikian pula dengan perekonomian masyarakat. Masyarakat memproduksi bahan makanan yang sebagian besar untuk dipergunakan sendiri, dan hanya sebagian kecil saja yang diperjualbelikan.

Read more...
 
Penerjemahan Perjanjian Baru dalam Bahasa Enggano E-mail
Proyek Penerjemahan
Saturday, 12 January 2013

pb_enggano.jpgPerjanjian Baru merupakan bagian dari Alkitab yang memiliki peran penting untuk membina umat sehingga keberadaannya tidak terpisahkan dari kehidupan umat yang berkeinginan untuk mengenal dan memahami Alkitab. Demi hal inilah, sebuah rencana penerjemahan Perjanjian Baru dilakukan untuk sebuah daerah bernama Enggano.

Pulau Enggano adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di Samudra Hindia dan berbatasan dengan negara India. Pulau ini merupakan salah satu kecamatan di wilayah pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. Penduduk asli pulau Enggano adalah suku Enggano, yang terbagi menjadi lima sub suku. Semuanya berbahasa sama, bahasa Enggano. Penduduk dari pulau dengan luas 680 km2 ini rata-rata hidup dari perkebunan kakao serta menjadi nelayan, yang hasilnya dijual ke Kota Bengkulu. Walaupun menghasilkan coklat, penduduk yang berjumlah sekitar 2.650 jiwa tetap berpenghasilan di bawah garis upah minimum regional.  Masyarakat Enggano umumnya penganut agama Islam dan Kristen, dengan kerukunan antarumat yang terjaga dengan sangat baik.

Read more...
 
Penerjemahan Perjanjian Lama dalam Bahasa Mori E-mail
Proyek Penerjemahan
Sunday, 13 January 2013

foto_pl_mori_455x768.jpgMori adalah bahasa yang digunakan oleh penuturnya yang umumnya tinggal di wilayah Sulawesi Tengah bagian Tenggara dan wilayah- wilayah sekitarnya. Bahasa Mori secara umum terbagi menjadi dua kelompok besar, yaitu Mori Bawah dan Mori Atas. Berdasarkan Ethnologue: Languages of the World, Edisi 15, tahun 2005, pengguna bahasa Mori Bawah dengan berbagai dialeknya (Tambe’e, Nahina, Petasia, Soroako, Karonsie), berkisar 15.000-16.000 orang, dan Mori Atas (Aikoa) sekitar 11.000-12.000 orang. Kesamaan leksikal bahasa Mori Atas dan Mori Bawah antara 73%-86%.

Perjanjian Baru dalam bahasa Mori (Mori Bawah, Ngusumbatu) dicetak pertama kali pada tahun 1949. Namun, cukup banyak istilah yang digunakan sudah tidak dikenal lagi oleh penutur-penutur bahasa Mori. Karena itu, LAI memulai penerjemahan Perjanjian Baru ke dalam bahasa Mori pada tahun 2004, dan diterbitkan pada tahun 2010. Dialek yang dipakai masih dialek Mori Bawah, dengan istilah-istilah yang dikenal oleh semua dialek Mori yang lain. Tata bahasanya pun mengikuti cara pemakaian oleh para penggunanya pada masa sekarang, yang sudah cukup banyak berinteraksi dengan bahasa-bahasa lainnya namun tetap dikenal oleh para penutur Mori.

Read more...
 
Penerjemahan PL Bahasa Dayak Maanyan E-mail
Proyek Penerjemahan
Monday, 14 January 2013

pl_dayak_manyaan_2.jpgDayak Maanyan adalah salah satu sub suku Dayak yang hidup tersebar di Pulau Kalimantan. Suku ini mendiami bagian timur Kalimantan Tengah,  terutama  di Kabupaten Barito Timur dan sebagian Barito Selatan, yang dikelompokkan sebagai Maanyan I. Selain itu, suku Maanyan juga mendiami bagian utara Kalimantan Selatan, tepatnya di Kabupaten Tabalong, Kabupaten Balangan, dan Kabupaten Kotabaru, yang dikenal dengan sebutan Maanyan II. Suku ini masih memiliki banyak nama yang berbeda sesuai dengan tempatnya masing-masing.

Untuk memenuhi penghidupannya,  orang Dayak Maanyan, terutama yang tinggal di pedesaan,    bekerja di sektor pertanian, di mana pengolahan  lahan pertanian masih dilakukan dengan sistem ladang berpindah. Sebagian lainnya bekerja di  bidang perkebunan, dengan komoditi  andalan berupa kelapa sawit, karet, kopi, dan kakao.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 19 - 24 of 211
© 2007 Lembaga Alkitab Indonesia 2007