|
LAI Berita Terkini
|
|
Thursday, 29 November 2012 |
|
SEKALI MERAIH DAYUNG DI MAMASA
Ada rasa was-was saat kami ingin berangkat ke Mamasa, Sulawesi Barat dalam rangka melanjutkan tugas utama Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) menghadirkan Firman Allah dalam bahasa Bambam. Betapa tidak. Berapa hari sebelum kami berangkat, berita di media massa menginformasikan, ada salah satu desa di keca matan Sumarorong disapu banjir bandang dan tanah longsor. Ada puluhan orang yang meninggal dan ratusan rumah yang hanyut dan tertimbun. Bagi kita yang biasa hidup dengan kenyamanan, di musim penghujan seperti ini, memang dibutuhkan sedikit keberanian dan jiwa adventure untuk mau bersusah-susah menembus medan berat menuju kota Mamasa. Benar juga, setelah 5 jam perjalanan dari kota Makassar, hujan menyambut kedatangan kami saat memasuki batas wilayah Kabupaten Mamasa dengan Kabupaten Polewali. Jalan yang sempit, berkelok, dan berlubang membutuhkan ketrampilan tersendiri dari pengemudi. Apalagi tanah merah dari longsoran tebing semakin membuat jalan semakin bertambah licin. Beberapa kali kendaraan yang kami tumpangi harus meliak-liuk saat melewati tanah merah basah yang telah menjadi lumpur. Biasanya dari Polewali ke Mamasa ditempuh selama 4 jam, kini harus ditempuh lebih dari 6 jam perjalanan. Hari sudah gelap, saat kami memasuki kota yang pernah menjadi Tuan Rumah Sidang Raya Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) ke XV tahun 2009 lalu.
|
|
Read more...
|
|
LAI Berita Terkini
|
|
Tuesday, 06 November 2012 |
Mengingat dan Menikmati Kembali Karya Sang Saudagar Muda
400 Tahun Ruyl Menerjemahkan Injil Matius Ke Dalam Bahasa Melayu
“Bappa kita, jang berdudok kadalam surge:
Bermumin menjadi akan namma-Mu;
Radjat-Mu mendatang
Kehendak-Mu menjadi di atas bumi
Seperti di dalam surga.
Berilah kita makannanku sedekala hari
Makka berampunla doosa kita,
Seperti kita berampun akan siapa bersala kepada kita
D’jangan hentar kita kepada setana seitan,
Tetapi muhoonlah kita daripada iblis:
Karna mu ampunya’ja hokkuman, daan kauwassahan, dan berbassaran sampey kakakal,
Amin.
|
|
Read more...
|
|
Informasi
|
|
Tuesday, 30 October 2012 |
|
Romo Gerardus Widyo Soewondo MSC Telah Wafat
Romo
Gerardus Widyo Soewondo MSC, kepala Departemen Dokumentasi dan Penerangan
Konferensi Waligereja Indonesia (Dokpen KWI) meninggal dunia di Rumah Sakit
Umum Dobo, Maluku Tenggara, pada Senin petang (29/10), setelah beberapa waktu
lamanya dirawat di sana. Beliau meninggal pukul 16.30 WIT waktu setempat atau
pukul 14.30 WIB.
Provinsi MSC
Indonesia memutuskan akan membawa jenazah almarhum ke Jakarta untuk kemudian
dimakamkan di Taman Makam San Diego Hill, Karawang, Jawa Barat,
Kavling MSC, 31 Oktober 2012. Terakhir, Romo Widyo berkarya sebagai Kepala Departemen Dokumentasi
& Penerangan KWI.
|
|
Read more...
|
|
Artikel
|
|
Monday, 17 September 2012 |
|
Memorial Lecture Mengenang Pak
Liem : Haruskah kita Takut kepada Pemerintah?
Untuk seseorang yang telah mencapai begitu banyak prestasi dan
kedudukan, beliau adalah sosok yang sangat humble. Para sahabatnya,baik dari dalam dan luar negeri mengenalnya sebagai pribadi yang sederhana, dan guru yang baik, serta penuh peduli. Pak Liem, biasa orang memanggilnya. Hampir
semua mahasiswa yang pernah mengikuti kuliahnya pasti mempunyai kesan yang baik tentang Liem Khiem Yang, Profesor Biblika Perjanjian
Baru. Di balik kesederhanaan dan
keramahannya, beliau memiliki kedisiplinan tinggi, integritas yang
kokoh, tetapi tetap mempunyai
sikap rendah hati. Sosoknya banyak
menginspirasi para muridnya yang kini tersebar ke banyak tempat di tanah air.
Untuk mengenang, menghormati dan memberi penghargaan kepada Almarhum. Prof Dr Liem Khiem Yang, sebagai
Guru Besar Biblika khususnya
Perjanjian Baru, maka pada tanggal 7
September 2012 lalu bertempat di Gedung Pusat Alkitab, Jl. Salemba Raya 12,
Jakarta, Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) dan Sekolah Tinggi Teologi (STT) Jakarta bekerjasama menyelenggarakan Memorial Lecture dengan
tema: “Tidak Ada Alasan Untuk Takut
Terhadap Pemerintah.” (Roma 13: 1-7). Kedua lembaga ini cukup punya alasan untuk mengadakan Memorial Lecture ini, mengingat Pak Liem adalah Guru Besar Biblika
STT Jakarta dan saat beliau wafat meninggal awal tahun 2012 lalu masih menjabat
sebagai Ketua Umum LAI.
|
|
Read more...
|
|
|
LAI Berita Terkini
|
|
Monday, 10 September 2012 |
Hari Doa Alkitab: Melanjutkan Tradisi Umat Tuhan di Pulau Faros
Setiap bulan September Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) merayakan Hari Doa Alkitab. Tradisi
perayaan ini bukan dimulai oleh LAI, tapi LAI melanjutkan tradisi umat Kristen
sedunia yang sudah berumur ratusan bahkan ribuan tahun. Di zaman dahulu,
setiap tahun orang Yahudi bersama-sama orang bukan Yahudi yang takut akan Tuhan
berkumpul di Pulau Faros di Laut Tengah gunua mengadakan perayaan syukur atas
tersedianya Alkitab dalam bahasa yang mereka mengerti. Alkitab yang
dimaksud itu adalah Alkitab Septuaginta, yaitu Alkitab bahasa Yunani yang
diterjemahkan dari bahasa Ibrani. Orang-orang Yahudi di perantauan pada masa
itu sudah tidak mengerti lagi bahasa Ibrani, dan sudah memakai bahasa Yunani
sebagai bahasa percakapan sehari-hari. Maka, kehadiran Alkitab dalam
bahasa yang mereka mengerti tersebut disambut dengan sangat meriah. Ketika dua abad yang lampau terjadi gerakan misioner yang besar,
Injil tersebar di seluruh muka bumi dan Alkitab diterjemahkan ke dalam makin
banyak bahasa di seluruh dunia.
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
| Results 31 - 36 of 213 |