Peran LAI Dalam Forum Pertemuan SE & E Asia Affinity Group

  • 13
    Shares

title

Agar pekerjaan Lembaga Alkitab dapat mencapai pelayanan misinya secara berkelanjutan, keempat belas Lembaga Alkitab yang ada di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur bertemu dalam forum UBS South East Asia & East(SE & E) Asia Mission Affinity Group Annual Meeting di Hong Kong, 9-10 Oktober 2018. Pertemuan ini merupakan implentasi dari amanat UBS Word Assembly di Philadelphia, Amerika Serikat 2016, yang tertuang dalam butir ke-7 dari Philadelphia Promise tentang Achieving Mission Sustainability.

Bunyi butir ke-7 sangat jelas berbicara tentang kerjasama kemitraan Lembaga Alkitab, bahwa untuk mencapai keberlanjutan misi yang lebih besar dan berdampak setiap Lembaga Alkitab yang ada dalam satu kawasan harus saling bermitra dan membentuk kelompok-kelompok dengan fokus dan ketertarikan dalam bidang pelayanan yang sama. Seperti yang dilakukan dalam pertemuan tahunan selama 2 hari di Hong Kong ini, di mana lembaga-lembaga Alkitab di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur bermitra untuk mendukung pelayanan misi bersama secara global dan kerjasama bilateral antar lembaga Alkitab nasional.

Pelayanan misi bersama diwujudkan dalam pelayanan kemanusiaan untuk korban bencana alam gempa bumi dan tsunami di Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong. Ke-14 lembaga Alkitab di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur akan mendukung gerakan kepedulian yang dikoordinir oleh Lembaga Alkitab Indonesia (LAI).

Di samping itu mereka juga sangat mendukung pelayanan LAI bagi pekerja migran yang ada di Hong Kong, mendampingi proyek penerjemahan Alkitab di Timor Leste dan Papua Nugini. Termasuk juga kerjasama bilateral yang akan dilakukan oleh LAI dan Lembaga Alkitab Singapura, mengingat banyak sekali umat Kristiani asal Indonesia yang bekerja dan studi di Singapura.
Kerjasama inilah buah dari SE & E Asia Mission Affinity Group yang digelar di Hong Kong, 8-9 Oktober 2018. Kiranya pola kerjasama ini dapat mempercepat LAI dalam mewujudkan Alkitab Untuk Semua. []