"LEMBAGA ALKITAB DI BUMI NYIUR MELAMBAI "

Propinsi yang terletak di timur laut semenanjung Sulawesi ini memiliki wilayah seluas lebih kurang 27.487 km. yang dibagi menjadi 4 wilayah kabupaten: Minahasa Selatan, Minahasa Utara, Bolaang Mongondow, dan Kepulauan Sangihe Talaud, di mana semuanya memiliki kebudayaan dan ciri geografis yang sangat berbeda. Seluruh pusat kegiatan pemerintahan, pendidikan, ekonomi dan perdagangan di propinsi ini dipusatkan di Manado, yang juga merupakan ibukota propinsi Sulawesi Utara.

Lalu lintas perdagangan internasional sudah lama dikenal di wilayah ini, di mana kontak pertama dengan Benua Eropa terjadi pada abad ke-XVI dengan datangnya bangsa Portugis dan Spanyol untuk berdagang dan menyebarkan agama Kristen. Perkenalannya dengan para pendatang dari Eropa itu, menyebabkan hampir sebagian besar orang Minahasa beragama Kristen. Apalagi dengan kedatangan bangsa Belanda penyebaran agama Kristen di wilayah Minahasa semakin meluas, sehingga tidak saja menaklukkan agama-agama leluhur, tetapi juga mampu menumbuhkan tradisi-tradisi yang baru. Saat ini hampir 55 % penduduk di Sulawesi Utara menganut agama Kristen (Protestan dan Katolik). Potensi penduduk inilah yang perlu mendapat perhatian kita semua, khususnya dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

Sebagai kepanjangan tangan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) di Bumi Nyiur Melambai, khususnya di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah dan Maluku Utara yang menjadi area pelayanannya. Kantor LAI Perwakilan Manado hadir untuk menyebarkan Alkitab dan Bagian-bagiannya ke banyak orang yang membutuhkan. Apalagi jika kita melihat potensi penduduk Kristiani yang ada di wilayah kerja Perwakilan Manado yang mayoritas adalah pengguna Alkitab. Untuk itulah kepada mereka, selain diperkenalkan semua produk terbitan LAI juga perlu diinformasikan program-program kerja LAI. Di sinilah Perwakilan Manado dituntut untuk senantiasa menjemaatkan visi-misi LAI kepada Gereja-gereja dan umat Kristiani serta para Mitra Kerja yang ada dalam wilayah pelayanannya.

Di samping itu, beragamnya kebudayaan yang ada di wilayah pelayanan Perwakilan Manado merupakan potensi yang besar dan kehadiran Perwakilan LAI menjadi sangat penting, khususnya dalam menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa-bahasa yang ada di wilayah pelayanan tersebut. Sebagai daerah yang berpenduduk mayoritas Kristen, ada banyak kemudahan yang disediakan oleh Pemerintah Daerah, khusus dalam mendukung kegiatan keagamaan oleh lembaga-lembaga keagamaan di wilayah Sulawesi Utara. Inilah sebenarnya potensi lokal yang ada dan sangat menunjang perkembangan pelayanan dari LAI di wilayah Bumi Nyiur Melambai, utamanya dalam mendukung peran Perwakilan Manado dalam menghadapi era globalisasi. [BfK]

Kembali ke halaman sebelumnya