Tuhan, Kami Membanding-bandingkan Manusia Dalam Hal Duniawi. Tetapi Engkau Membandingkan Hati Kami

Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Hak 12 : 8 – 15

Dalam keterbatasan kita memandang dan menilai orang lain, awaslah agar tidak sering terjebak pada penilaian lahiriah semata.

Setelah Yefta ada tiga hakim yang memimpin Israel namun dengan riwayat yang sangat singkat, sbb:
Lama Memerintah: Ebzan: 7 tahun; Elon: 10 tahun; Abdon: 8 tahun
Jumlah Anak: Ebzan: 30 anak lelaki dan 30 anak perempuan; Elon: tidak disebutkan; Abdon: 40 anak lelaki, 30 cucu lelaki
Kepemilikan/ Harta: Ebzan & Elon : tidak disebutkan; Abdon: 70 ekor keledai tunggangan
Wafat: Ebzan, Elon, & Abdon, ketiganya dimakamkan di tanah kelahirannya.

Sahabat Alkitab, jika melihat dan membandingkan ketiga hakim tersebut maka yang akan dianggap berhasil adalah: 1) Jika yang melihat adalah orang yang mementingkan jumlah keturunan dan memiliki semboyan “Banyak anak, Banyak rezeki” maka mereka melihat Abdon lalu Ebzan adalah hakim yang berhasil. 2) Hal yang sama juga berlaku bagi mereka yang menganggap anak lelaki adalah harta yang berharga, maka Abdon dan Ebzan adalah pilihannya. 3) Jika yang melihat adalah mereka yang mementingkan kekuasaan dan lamanya menjabat, maka pilihannya jatuh pada Elon. 4) Jika yang melihat adalah mereka yang mementingkan harta, maka yang dianggapnya berhasil adalah Abdon. Itulah ukuran yang sering kita pakai saat melihat dan membanding-bandingkan seseorang, namun firman Tuhan kepada Samuel yang berkata, “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati”, menjadi pengingat bagi kita untuk kembali kepada cara Allah dalam menilai manusia.

Selamat Pagi. Marilah membereskan hati kita di hadapan Tuhan, sudahkah di dapati berkenan di hadapan-Nya? Jika belum maka jadikanlah itu pekerjaan rumah kita yang utama, bukannya sibuk membandingkan manusia menurut ukuran duniawi.

Salam Alkitab Untuk Semua