Tuhan, Karena Keadaan Lebih Sering Kami Menjadi Diri Terburuk Kami. Tolong Kami Tidak Didikte Oleh Keadaan, Tetapi Mengendalikan Keadaan Itu.

  • 49
    Shares

title

Dalam banyak hal kita tidak dapat mengendalikan keadaan, namun kita dapat mengendalikan diri dan menjadi seperti apa untuk meresponi keadaan itu.

Begitu banyak godaan yang berusaha untuk menggerogoti iman orang-orang Kristen saat itu, melalui ajaran palsu, melalui gaya hidup orang-orang zaman itu, juga ejekan-ejekan dari mereka tentang iman orang-orang Kristen. Karena itu melalui suratnya, Petrus ingin membangkitkan pikiran-pikiran yang murni dari orang Kristen, yaitu yang belum tercemar, bersih, tanpa cacat, dan belum dikotori oleh hawa nafsu. Tujuannya agar mereka tidak mengikuti semua kepalsuan itu, tetapi tetap berpegang teguh pada iman dan kehidupan yang benar.

Sahabat Alkitab, kita ini seperti domba yang diutus ke tengah-tengah serigala, begitulah yang Tuhan Yesus katakan (Mat. 10:16; 7:15), namun bukannya menjadi cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati, malahan kita berusaha untuk menjadi sama seperti "serigala". Kita berusaha untuk diterima sehingga bertingkah seperti serigala yang rakus dan tidak mengenal hukum kasih. Ingatlah bahwa kita diutus bukan untuk menjadi sama dengan dunia melainkan untuk mengubahkan dunia dengan menampilkan karekter Kristus. Allah memberikan kita kuasa untuk mengendalikan segala hawa nafsu dan mematikan segala tabiat yang dapat merusak kehidupan kita sendiri. Jangan menjadi serupa dengan dunia ini melainkan berubahlah oleh pembaharuan budi sehingga kita tahu bagaimana membedakan kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada-Nya dan yang sempurna.

Selamat Pagi. Marilah menyerahkan kepada Tuhan apa yang tidak dapat kita ubah, sambil meminta kekuatan untuk dapat mengendalikan dan mengubah diri kita sendiri.

Salam Alkitab Untuk Semua