Sejenak Menikmati Wisata di Chiang Mai, Thailand

Liburan akhir tahun anda dan keluarga akan sangat berkesan dengan melancong ke suatu tempat. Kali ini, kami mencoba memberikan alternatif pilihan bagi anda yang mempunyai rencana bepergian ke luar negeri. Chiang Mai, kota wisata di Thailand mungkin dapat menjadi pilihan anda untuk menikmati liburan. Letaknya yang masih di Asia Tenggara, tentunya tidak jauh dari negeri kita, maka dari segi biaya pun masih dapat ditolerir.

Chiang Mai adalah kota di sebelah utara Bangkok ibukota Thailand, yang kita kenal sebagai negara Gajah Putih. Untuk sampai ke Chiang Mai, dari Bangkok anda dapat melanjutkan perjalanan dengan pesawat hanya sekitar 1 jam. Namun apabila anda tertarik menikmati Bangkok dan sekitarnya, anda dapat menggunakan jasa angkutan darat selama 8 jam untuk sampai di sana.

Kota ini merupakan tempat yang dipersiapkan oleh pemerintah Thailand untuk tujuan wisata sehingga tidak heran bila kita temui banyak turis dari berbagai manca negara datang untuk menikmati keindahan kota itu.

Tata kota yang rapi memang sudah direncanakan pemerintah Thailand. Begitu anda masuk kota ini akan terlihat sungai-sungai buatan yang bersih, begitupun pohon-pohon di sepanjang jalan terawat dengan baik. Udara yang cukup sejuk seperti halnya kota Bogor di Indonesia, membuat para turis sangat senang berjalan kaki untuk mencapai pusat perbelanjaan atau lokasi-lokasi wisata yang letaknya masih di dalam kota. Hotel-hotel berbintang dan kelas melati bertebaran di kota tersebut untuk menampung para turis baik yang berkantong tebal  atau pas-pasan.

Di malam hari para turis dapat menikmati asyiknya berbelanja di Pasar Malam (Night Market) yang terletak di tengah kota. Tuk-tuk, sebuah angkutan seperti bajaj yang terbuka layak mengantar anda pergi ke Pasar Malam, atau bila anda ingin keliling kota dengan biaya murah, anda bisa menggunakan taksi yang biayanya hanya 10 Bath kemana saja tujuan anda. Taksi di Chiang Mai seperti angkot di Indonesia, tetapi bedanya angkutan  ini mau mengantar anda ke mana saja. Apabila banyak orang yang naik taksi tersebut, mau tak mau anda mesti bersabar diajak berputar-putar terlebih dahulu mengantar penumpang yang terlebih dulu naik.

Pasar Malam (Night Market) ini mengingatkan kita pada Malioboronya Yogyakarta, berbagai pedagang kaki lima menggelar dagangannya mulai dari pakaian, kerajinan tangan, tas, sepatu, dan lain sebagainya. Umumnya harga yang ditawarkan dapat dinego, tinggal pintar-pintarnya anda menawar.

Apabila anda memiliki waktu yang cukup lama tinggal di Chiang Mai, alangkah bijaksananya bila anda terlebih dulu survei harga pasaran dan berpikir-pikir berapa harga yang cocok, kemudian besoknya anda dapat memilih tempat yang lebih murah. Setelah lelah berbelanja, anda dapat mampir di food court untuk menikmati  makanan dari berbagai negara. Makanan Thai, India, Jepang, China, dapat menjadi pilihan anda di kala lapar, ditambah lagi dengan tontonan berupa tari-tarian tradisional Thailand membuat makan malam anda menjadi tambah nikmat.

Selain wisata belanja, Chiang Mai pun memiliki banyak obyek wisata lainnya. Bila anda berjalan bersama rombongan, anda dapat menyewa bis dan melakukan perjalanan ke beberapa lokasi wisata seperti Pusat pelatihan gajah, Taman bunga anggrek, Tempat pembuatan sutera Thailand (Thai silk), Tempat pembuatan payung hias, Air terjun (Water falls), Kuil Budha, atau naik ke puncak gunung untuk melihat istana Raja Bilabong sekeluarga yang bernama “Bhubing palace.

Wisata ke pusat pelatihan gajah (Elephant Camp)

Meskipun letaknya agak jauh dari kota, Pusat pelatihan gajah dapat menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi. Di sana anda dapat melihat berbagai atraksi gajah, mulai dari memberi makan gajah, lalu para pawang memandikan gajah di sungai, disusul dengan menonton atraksi gajah menunjukkan kepandaiannya mengangkat batang pohon, melompat, atau duduk.

Untuk memberi makan gajah, anda harus merelakan uang 10 Bath anda untuk membeli sesisir pisang. Mula-mula para pengunjung agak ngeri memberi makan gajah, tapi setelah mencoba pertama kali ternyata sang gajah tidak buas, mereka pun berlomba-lomba memberi makan gajah yang sangat lahap menyantap pisang.  Setelah acara pemberian makan selesai, para gajah pun digiring para pawang ke sungai untuk dimandikan. Atraksi ini cukup menarik untuk ditonton karena gajah-gajah tersebut sangat senang dimandikan, apalagi ketika mereka menyemburkan air ke badannya.  Apabila anda ingin membidik gambar aksi para gajah, jangan segan-segan untuk turun ke pinggir sungai. Anda akan mendapat gambar yang sangat menarik untuk dipotret.

Sesudah melihat atraksi gajah mandi, para pengunjung diajak ke sebuah gazebo untuk menonton atraksi kepandaian gajah mulai dari mengangkat dahan pohon, mengambil topi, duduk, dan sebagainya. Atraksi yang menarik ini dapat anda saksikan sambil memotret. Semua tontotan itu sudah termasuk dalam biaya masuk, jadi anda tidak perlu takut harus membayar lagi.

Hal lain yang dapat anda nikmati di tempat ini adalah wisata menunggang gajah. Bila anda tertarik menunggang gajah anda harus menyiapkan 150 Bath untuk fasilitas ini. Kemudian anda akan diajak gajah dan pawangnya “Road to the jungle”. Perjalanan ini sangat menarik dan layak anda coba. Meski terguncang-guncang di atas badan gajah, tapi dijamin anda akan aman karena selain didampingi pawang yang handal dan kursinya pun dilengkapi tali pengaman (seat belt).

Tempat wisata lain yang dapat anda kunjungi adalah Taman bunga anggrek (Orchid garden), taman ini sangat menarik karena terdapat berbagai jenis bunga anggrek yang sangat indah. Ketika anda datang, anda langsung disambut gadis-gadis cantik yang memasangkan bunga anggrek di pakaian anda. Bila anda tertarik untuk membudidayakan anggrek, anda pun dapat membeli bibit anggrek seharga 300 Bath yang ditaruh dibotal dan dapat bertahan selama 3 bulan.

Pilihan lain, anda dapat mengunjungi air terjun (water falls) yang terletak di pegunungan daerah utara Chiang Mai, di tempat ini anda akan menemui 10 tingkat air terjun. Namun agak disayangkan apabila anda turis dan datang satu rombongan, maka anda akan dipatok harga masuk yang sangat mahal, padahal untuk orang Thailand mereka hanya perlu membayar 20 Bath untuk biaya masuk. Jadi anda dapat berpikir-pikir dulu bila ingin ke sana.

Kuil Budha atau Buddhist temple juga merupakan pilihan yang menarik sebagai tempat wisata karena begitu indah interiornya. Mengingat mayoritas penduduk Thailand beragama Budha, maka tidak heran bila anda menemui kuil yang megah di Chiang Mai. Para turis banyak mengambil gambar berbagai patung dan hiasan-hiasan. Warnanya yang keemasan membuat kuil tersebut senantiasa terang. Tidak jauh dari kuil, terletak sebuah pasar. Di sana anda dapat melanjutkan kegiatan belanja. Dengan harga yang cukup bersaing di antara para pedagang, maka anda perlu selektif mencari barang yang murah  dan cukup berkualitas.

Bila anda masih ingin melanjutkan berwisata di kota ini. Dari kuil, anda dapat melanjutkan perjalanan dengan taksi menuju ke puncak gunung untuk melihat istana raja (Bhubing Palace). Hawa yang dingin dan hujan yang mengguyur lokasi itu, mengingatkan kita pada kota Malang yang dingin. Untuk masuk ke lokasi istana, anda mesti menyiapkan beberapa Bath, untuk menikmati lokasi tersebut. Kebun bunga mawar yang tertata rapi dan terawat akan menyegarkan mata anda. Di tempat ini anda akan menemui 9 istana kecil yang dipakai untuk tempat tinggal anggota kerajaan. Istana yang artistik ini masih dihuni para keluarga raja sehingga para pengunjung tidak dapat memasuki istana setiap waktu. Mungkin pada saat open house, pengunjung dapat menikmati keindahan di dalamnya.

Di Bhubing Palace ini anda juga akan menemui kolam penampungan air yang cukup besar (water reservoir) untuk menampung kebutuhan air penghuni istana , tetapi untuk melihatnya anda mesti menaiki beberapa anak tangga yang cukup banyak. Lumayan untuk berolahraga sambil berwisata.

Tempat wisata lainnya yang dapat anda kunjungi adalah tempat pembuatan sutera Thailand, tempat pembuatan hiasan perak, tempat pembuatan payung, dan tempat pengolahan kayu jati. Di tempat tersebut anda dapat melihat proses pembuatan hingga menjadi karya yang indah. Contohnya di pembuatan sutera anda akan menemui kepompong, ulat yang menjijikan hingga diolah menjadi kain sutera yang indah dan lembut. Di tempat pembuatan itu, anda pun dapat sekalian berbelanja. Meskipun dari segi harga agak lebih tinggi, tapi kualitasnya terjamin.

Bila anda hanya ingin berwisata di pusat kota, anda dapat mengunjungi museum. Salah satu museum yang bisa dikunjungi adalah museum serangga. Di sana akan menemui berbagai macam jenis serangga, lengkap dengan nama dan asal-usulnya. Selain museum ini, tentunya anda juga dapat mengunjungi museum lainnya.

Makan malam ala Thailand

Tak ketinggalan pula untuk menghabiskan malam yang indah di Chiang Mai, anda dapat menikmati makan malam di satu restoran Thailand yang menggunakan cara makan ala Thailand, atau yang lebih dikenal “Khantokee dinner”. Untuk menikmati acara makan malam ala Thailand ini, anda mesti memesan tempat dulu karena begitu banyaknya pemesan.

Dengan duduk bersila di karpet merah dan bersandar pada bantal berwarna merah, anda dapat menikmati makanan Thailand yang rasanya hampir mirip dengan makanan Indonesia. Sambil makan anda pun akan dihibur oleh aksi para penari cantik melenggak-lenggokkan tubuhnya yang gemulai diiringi sinden bersuara merdu. Selain aksi para penari cantik, ada pula atraksi pisau yang dibawakan oleh seorang wanita. Selesai menikmati makan malam, anda pun akan digiring ke sebuah gazebo yang agak luas, untuk menyaksikan berbagai tarian lagi.

Begitu banyaknya hal yang dapat anda nikmati di Chiang Mai, Thailand. Meskipun image Thailand di mata sebagian orang dinilai kurang baik, namun kenyataannya Thailand, khususnya Chiang Mai memiliki berbagai keindahan alam yang pantas dikunjungi. Tak kalah menariknya Thailand pun mampu menunjukkan budaya timur melalui berbagai macam tarian serta berbagai kebiasaan bangsa itu. Jika anda masih bingung memilih tujuan wisata akhir tahun ini, mungkin panduan ini dapat bermanfaat bagi anda. (SGO)