ALKITAB

Lembaga Alkitab Indonesia selalu mendukung kebutuhan rohani anda, termasuk di dalam pembacaan Alkitab digital maupun harian. Mari bersama menumbuhkan iman kita kepada Tuhan.

Bacaan Dan Renungan Harian Kamis, 22 Februari 2024

Bacaan Dan Renungan Harian Kamis, 22 Februari 2024

“Berkorban Rasa Nyaman”

Yosua 1: 10-18,TB2

 

Pernyataan dari perwakilan orang-orang Ruben, Gad dan Manasye yang telah lebih dahulu mendapat tempat di seberang sungai Yordan untuk didiami menjadi contoh mengenai keterikatan rasa, pengharapan dan semangat perjuangan yang tak lekang oleh kenyamanan. Apabila mereka ingin bertindak egois, maka sangat mudah bagi mereka untuk mengingkari janji yang telah mereka buat kepada Musa untuk tetap terlibat aktif dalam perjuangan mendiami tanah perjuangan hingga seluruh orang Israel mendapatkan tempat untuk tinggal. Namun, mereka tidak membiarkan kenyamanan itu lantas merenggut ikatan relasi dengan saudara bangsa Israel lainnya. Hal ini pun menjadi dukungan yang besar terhadap Yosua, sebagai pemimpin yang baru, untuk membawa orang Israel menuju tanah perjanjian.

Sahabat Alkitab, berdasarkan dialog yang terjadi antara tiga suku Israel yang sudah mendapatkan tanah di seberang sungai Yordan dengan Yosua ini kita pun diajak untuk merefleksikan tentang ketulusan diri dalam setiap relasi yang kita jalani. Tidak dapat dipungkiri bahwa seringkali manusia lebih mementingkan kebutuhan dan kenyamanan dirinya sendiri. Alhasil, kita pun sering menemukan banyak kisah pengkhianatan di segala bentuk relasi atau mungkin saja, kita pun pernah menjadi korban maupun pelaku dari tindakan ini.

Firman Tuhan pada hari ini telah menunjukkan kepada kita salah satu faktor yang diperlukan untuk membangun relasi yang tulus, yakni kesediaan bagi setiap pihak untuk tidak mementingkan kenyamanan diri sendiri. Kita perlu menyadari bahwa kenyamanan seringkali menjadi jerat yang menghambat pertumbuhan, bukan hanya pertumbuhan diri dan karakter kita melainkan juga pertumbuhan relasi dengan orang lain. Bayangkan saja apa yang akan terjadi jika orang-orang dari ketiga suku yang telah mendapat tanah itu terjebak pada kenyamanan hidup yang lebih dulu mereka rasakan dibanding saudara-saudara mereka yang lain yang belum mendapatkanya? Mungkin saja terjadi peperangan saudara dan hal itu juga akan mengganggu perjalanan bangsa Israel mengalamai penggenapan janji Tuhan. Oleh sebab itu, apakah anda sudah mampu mengorbankan kenyamanan diri demi memikirkan dan menolong orang lain?