ALKITAB

Lembaga Alkitab Indonesia selalu mendukung kebutuhan rohani anda, termasuk di dalam pembacaan Alkitab digital maupun harian. Mari bersama menumbuhkan iman kita kepada Tuhan.

MENUNTUT JANJI TUHAN

MENUNTUT JANJI TUHAN

Yesaya. 62:6-12,TB

Apa mimpi paling indah seorang yang dililit hutang? Ketika hutangnya dilunasi; Apa mimpi paling indah seorang yang dijajah? Kalau dia tiba-tiba menjadi manusia merdeka. Hutang, penjajahan, memang sangat memuakkan. Hanya mendatangkan kesedihan dan airmata. Dan kalau orang mengalaminya, tidak ada yang lebih diimpikannya selain segera lepas darinya. Kembali hidup merdeka dan bebas menggunakan apa yang dia punya.

Dulu, inilah yang terjadi dengan Israel di ayat-ayat yang kita baca ini. Nabi Yesaya mengingatkan Israel bahwa jika mereka bertobat, Tuhan akan melepaskan mereka dari para penjajah mereka. ayat 8-9 berkata: Tuhan telah berjanji dengan sumpah dan akan melaksanakannya dengan kuasa-Nya: “Aku tak akan lagi memberikan gandummu kepada musuh; orang asing tak akan lagi minum anggurmu yang kamu hasilkan dengan susah payah. Tapi kamu yang mengumpulkan panenan, akan makan hasilnya dan memuji Tuhan; dan kamu yang memetik buah anggur, akan minum airnya di pelataran Rumah-Ku.” Inilah janji Tuhan kalau Israel mau bertobat. Dan karena sekarang sudah bertobat, Nabi Yesaya menyerukan untuk menuntut janji Tuhan itu. Bukan dengan menunggu dan diam saja, tetapi terus berteriak, mengingatkan Tuhan agar segera melepaskan mereka.

Sahabat alkitab, kadang kita bingung kenapa janji Tuhan tidak nyata dihidup kita. Kalau itu yang terjadi, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah memperbaiki diri. Cari apa kehendak Tuhan dalam hidup kita, lalu kerjakannlah itu. Setelah itu, mungkin baik melakukan seperti yang Israel lakukan waktu itu. Tidak henti-henti berdoa supaya Tuhan menyatakan janji-janjiNya atas kita.

Salam Alkitab Untuk Semua