Pelantikan KKPD LAI Mitra Merauke Papua Selatan

Berita | 6 Feb 2026

Pelantikan KKPD LAI Mitra Merauke Papua Selatan


Semangat kebersamaan dan panggilan iman terasa kuat dalam Ibadah Pelantikan dan Peneguhan Penasihat serta Pengurus Kelompok Kerja Penggalangan Dukungan (KKPD) Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) Mitra Merauke yang akan melayani untuk Provinsi Papua Selatan yang terdiri dari Kabupaten Merauke, Mappi, Asmat dan Bovendigoel. Acara ini berlangsung pada Selasa, 4 Februari 2026, di GPKAI Jemaat Maranatha, Merauke. Acara ini menjadi momentum penting bagi gereja-gereja di Papua Selatan untuk kembali meneguhkan komitmen bersama dalam menghadirkan firman Tuhan bagi semua generasi.

 

Ibadah pelantikan diawali dengan pelayanan firman Tuhan yang disampaikan oleh Pdt. Leonardo Wairara, S.Th. (Leon) Dalam khotbahnya, ia mengajak jemaat dan para pengurus KKPD untuk menyadari tantangan iman di tengah perubahan zaman. Ia menyinggung realitas “generasi stroberi” — generasi yang tampak kuat dan penuh potensi, namun mudah rapuh ketika menghadapi tekanan hidup.

 

“Setiap zaman punya raksasanya sendiri. Kalau di zaman Daud raksasanya bersenjatakan pedang dan tombak, hari ini raksasa itu bernama media sosial, arus informasi, dan perubahan nilai,” ujar Pdt. Leonardo. Ia menegaskan bahwa gereja tidak boleh tinggal diam, melainkan harus berani beradaptasi tanpa kehilangan jati diri iman.

 

Mengacu pada Yosua 24:14–15, Pdt. Leon juga menekankan bahwa panggilan untuk setia kepada Tuhan harus melintasi generasi dan latar belakang budaya. “Firman Tuhan hadir untuk semua generasi. Tantangan kita bukan hanya adat nenek moyang, tetapi juga ‘ilah-ilah zaman ini’, kenyamanan, teknologi, dan gaya hidup instan. Di situlah gereja dan LAI dipanggil untuk hadir,” tegasnya.

 

Dalam khotbahnya, Pdt. Leon juga menguraikan tiga tantangan iman yang dihadapi umat percaya masa kini dengan merujuk pada pesan Yosua. Pertama, “allah seberang Sungai Efrat”, yang ia maknai sebagai kepercayaan dan ikatan adat nenek moyang sebelum mengenal Injil, yang masih kerap membelenggu kehidupan umat. Kedua, “allah Mesir”, yakni pola hidup lama yang diwariskan dari generasi ke generasi—seperti perbudakan dosa, perceraian, pesta pora, dan kebiasaan yang menjauhkan manusia dari kehendak Allah. Ketiga, “allah orang Amori”, yang menggambarkan tantangan zaman modern: godaan teknologi, gaya hidup instan, judi dan pinjaman online, serta arus informasi yang begitu deras.

 

“Di tengah semua itu,” tegasnya, “umat Tuhan dipanggil untuk memilih dengan sadar, seperti Yosua berkata: aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan,” sebagai dasar kesetiaan lintas generasi dalam pelayanan dan dukungan bagi karya firman Tuhan.

 

Pelantikan KKPD LAI Mitra Merauke ini menjadi wujud konkret dari panggilan tersebut. Dalam sambutannya, Sekretaris Umum LAI, Dr. Sigit Triyono, menyampaikan apresiasi kepada GPKAI Jemaat Maranatha yang telah membuka ruang pelayanan, serta kepada para penasihat dan pengurus KKPD yang dilantik atas kesediaan mereka melayani bersama LAI.

 

“LAI yang tahun ini berusia 72 tahun tidak mungkin berjalan sendirian menjalankan mandat penerjemahan, penerbitan, penyebaran Alkitab, dan menjadikan Alkitab sebagai pedoman hidup umat,” ujar Sekum LAI. “Karena itu, kehadiran KKPD Mitra Merauke menjadi mitra strategis untuk menjalankan mandat ini secara bersama-sama,” tambahnya.

 

Pak Sigit juga mengingatkan bahwa tugas dan tanggung jawab KKPD telah diatur secara jelas dalam Buku Panduan Mitra LAI dan Surat Keputusan Pengurus LAI. Sebagai bekal rohani, Sekum LAI mengajak seluruh pengurus untuk menghayati 1 Petrus 5:10 sebagai pegangan dalam pelayanan, sembari menegaskan salam khas LAI, “Alkitab untuk Semua”.

 

Dukungan terhadap kehadiran KKPD LAI Mitra Merauke juga datang dari gereja-gereja setempat. Pdt. Hetty G. Lumowa, S.Th., mewakili Persekutuan Gereja-gereja Protestan di Merauke, menyampaikan harapan agar seluruh denominasi gereja di Papua Selatan dapat bersatu mendukung pelayanan LAI.

 

“Kami sangat mendukung kehadiran KKPD LAI Mitra Merauke. Ini adalah panggilan bersama agar kabar baik menyentuh seluruh lapisan masyarakat, dari berbagai suku yang ada di Kabupaten Merauke dan Papua Selatan,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa dukungan gereja-gereja bukan semata dukungan kelembagaan, melainkan bagian dari panggilan iman untuk memuliakan nama Tuhan melalui firman-Nya.


>Pelantikan KKPD LAI Mitra Merauke Papua Selatan, meneguhkan sebuah harapan baru. Gereja, umat, dan LAI sehati sepikir untuk menjaga agar “pelita firman” tidak padam, melainkan terus menyala dan menerangi kehidupan umat di tengah tantangan zaman. Dari Merauke, semangat itu dikobarkan: bersama, firman Tuhan dihadirkan untuk semua generasi.

Logo LAILogo Mitra

Lembaga Alkitab Indonesia bertugas untuk menerjemahkan Alkitab dan bagian-bagiannya dari naskah asli ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kantor Pusat

Jl. Salemba Raya no.12 Jakarta, Indonesia 10430

Telp. (021) 314 28 90

Email: info@alkitab.or.id

Bank Account

Bank BCA Cabang Matraman Jakarta

No Rek 3423 0162 61

Bank Mandiri Cabang Gambir Jakarta

No Rek 1190 0800 0012 6

Bank BNI Cabang Kramat Raya

No Rek 001 053 405 4

Bank BRI Cabang Kramat Raya

No Rek 0335 0100 0281 304

Produk LAI

Tersedia juga di

Logo_ShopeeLogo_TokopediaLogo_LazadaLogo_blibli

Donasi bisa menggunakan

VisaMastercardJCBBCAMandiriBNIBRI

Sosial Media

InstagramFacebookTwitterTiktokYoutube

Download Aplikasi MEMRA


© 2023 Lembaga Alkitab Indonesia