Kantor Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) Perwakilan Makassar, Sulawesi Selatan, selama empat hari, 4-8 Agustus 2026, menggelar rangkaian audiensi ke beberapa kantor sinode di wilayah pelayanannya dalam rangka menyambut Bulan Doa Alkitab 2026. Perjalanan ini mempererat sinergitas dalam mensyukuri kehadiran dan persebaran firman Tuhan di bumi Nusantara.
Kunjungan pertama, dimulai dari tanah Luwu, tepatnya Kabupaten Palopo. Di ruang kantor Sinode Gereja Protestan Indonesia Luwu (GPIL) kami diterima oleh Bapak Pdt. Isbon Nosi, M.Th selaku Ketua Sinode. Diskusi mengalir penuh keakraban dan kesepahaman mengenai pentingnya firman Tuhan yang terus menyapa umat dalam media dan bahasa yang dekat di hati mereka. Kedua lembaga sepakat, Alkitab harus tetap menjadi kompas di tengah perubahan zaman yang demikian cepat.
Langkah kaki berlanjut ke tanah yang kental dengan budaya, di kota Rantepao, Toraja Utara. Kami beraudiensi dengan Sinode Gereja Toraja, diwakili oleh Bapak Pdt.Dr.Christian Tanduk,M.Th.,M.H selaku Sekretaris Umum. Pertemuan berlangsung dalam suasana yang penuh sukacita. Sebagai salah satu sinode dengan basis jemaat yang besar, Gereja Toraja menegaskan bahwa perayaan Bulan Doa Alkitab adalah momen krusial untuk merefleksikan kembali warisan iman dan literatur rohani yang telah mengubah peradaban masyarakat Toraja. Diskusi berlanjut tentang pengasuhan anak dalam lingkungan keluarga Kristen sehubungan dengan terbitnya Alkitab Parenting yang juga kami jadikan souvenir dalam rangkaian perjalanan ini.
Selepas meninggalkan Rantepao, perjalanan semakin menanjak, menembus lereng pegunungan menuju Kantor Sinode Gereja Toraja Mamasa (GTM). Di tengah keindahan alam pegunungan Mamasa, kami disambut Bapak Dkn.Victor S,E selaku bendahara Sinode GTM. Sinergitas terjadi dan kemitraan semakin mengental. LAI dan GTM bersama-sama menaikkan syukur atas kasih setia dan pemeliharaan Tuhan melalui firman-Nya, yang terus memelihara iman dan membentuk karakter jemaat dari kota hingga ke pelosok-pelosok gunung.
Dari Mamasa, tim kembali bergerak menuju tanah perjuangan di Mamuju. Pengurus Sinode Gereja Kristen Sulawesi Barat (GKSB) yang di wakili oleh Bapak Pdt.Mardi Tamandalan,S.Th selaku Ketua dan Pdt.Feibert D.Tombokan,M.Th selaku Sekretaris Umum menyambut LAI dengan antusiasme tinggi. Dalam audiensi ini, kedua pihak larut dalam diskusi strategis mengenai tantangan pekabaran Injil di wilayah perbatasan dan pedalaman Sulbar yang menantang. Sinode GKSB berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan dan mendukung pelayanan LAI dalam bidang penerjemahan dan penyebaran Alkitab di Nusantara.
Empat sinode telah dikunjungi, empat pintu persaudaraan telah diketuk, dan satu komitmen besar telah diikat. Melalui kemitraan yang kuat dan sinergitas pelayanan Kabar Baik ini, LAI bersama sinode-sinode setempat tidak hanya merayakan sebuah tradisi tahunan, Bulan Doa Alkitab. Mereka sedang menuliskan kembali sejarah ucapan syukur atas mendaratnya firman Tuhan di bumi Nusantara—sebuah firman yang hidup, yang terus mempersatukan, dan yang akan selalu menuntun gereja-Nya melintasi masa depan, dari generasi ke generasi.
























