Markus 5:19 Mengubah Seorang Anggota Geng Menjadi Penginjil di Pusat Rehabilitasi

Berita | 10 Okt 2026

Markus 5:19 Mengubah Seorang Anggota Geng Menjadi Penginjil di Pusat Rehabilitasi


Yesus tidak memperkenankannya, tetapi Ia berkata kepada orang itu: "Pulanglah ke rumahmu,
kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu
yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!"
(Markus 5:19)


Vlad adalah seorang rohaniwan di pusat rehabilitasi Kristen di Almaty, Kazakhstan, namun sebenarnya ia belum lama menjadi pengikut Yesus. Sejak usia enam tahun, ia sudah menjadi anggota geng dan telah menghabiskan 28 tahun hidupnya di penjara.


Setelah pembebasannya yang terakhir dari penjara, ia ingin berubah. Namun, sekelompok polisi berpakaian preman menaruh narkoba di rumahnya. Ia masih berduka atas kematian istrinya, dan kini kemungkinan besar ia akan kembali  masuk penjara.


Meskipun Vlad bukan seorang percaya, kali ini ia berdoa dan memohon kepada Tuhan untuk memberinya satu kesempatan lagi. Ia terutama ingin mengucapkan selamat tinggal kepada ibunya yang sudah lanjut usia. "Ibu dan nenek saya adalah orang percaya, dan mereka tidak pernah berhenti mendoakan saya," ujarnya.


Pembebasannya adalah sebuah mukjizat
Vlad berdoa dan berpuasa, dan secara ajaib jaksa penuntut menyatakan bahwa ia boleh bebas. Pada saat itu, ia teringat akan seorang Kristen yang pernah ditemuinya di penjarayang dulunya juga anggota gengyang pernah mengatakan kepadanya bahwa Tuhan mengasihinya. Vlad berlututdi atas lutut yang memiliki tato geng bertuliskan sumpah untuk tidak pernah tunduk kepada siapa pundan kali ini ia pun bersujud di hadapan Tuhan. "Tuhan mengubah hidup saya dan saya ingin melayani-Nya," katanya.


Perkataan Tuhan Yesus dalam Markus 5:19 terlintas di benaknya: "Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan ceritakanlah kepada mereka betapa besarnya perbuatan Tuhan bagimu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau."


 
Sejak 2012, Vlad mulai melayani di pusat-pusat rehabilitasi Kristen di Kazakhstan, dan ia mengatakan bahwa saat ini terdapat permintaan yang sangat besar akan Kitab Suci di kalangan para pecandu yang sedang dalam masa pemulihan.


Pdt. Viktor Grishko, seorang gembala jemaat yang juga pemimpin Lembaga Alkitab Kazakhstan, telah menyaksikan buah yang dihasilkan oleh firman Tuhan di pusat-pusat rehabilitasi ini melalui pelayanan Vlad.


Ini adalah pelayanan oleh dan untuk mereka yang mengalami penganiayaan
Vlad mengenang pertemuannya dengan Victor demikian,Saat saya tiba di rumah Viktor, hujan sedang turun, jadi saya berusaha membersihkan kaki di keset depan. Ketika saya mendongak, saya baru menyadari bahwa saya sedang berdiri di dalam sebuah gereja. Terdapat Alkitab berbahasa Kazakh di atas bangku-bangku gereja yang empuk, dan sebuah taman dalam ruangan yang asri mengelilingi mimbar. Viktor dan keluarganya telah tinggal di sebuah rumah kecil yang bersisian dengan gereja selama 25 tahun.


Pada tahun 2015, beberapa tahun setelah Viktor mulai memimpin tim Lembaga Alkitab, pemerintah Kazakhstan mengeluarkan undang-undang yang membatasi kegiatan pengabaran Injil dan penyebaran bacaan-bacaan rohani di luar bangunan keagamaan yang terdaftar.


Di saat peraturan tersebut berupaya menghambat misi penyebaran Alkitab, dukungan para Sahabat Alkitab dari berbagai tempat justru memberikan topangan dan napas kehidupan bagi pelayanan Lembaga Alkitab Kazakhstan. "Berkat kasih karunia Allah dan kesetiaan para Sahabat Alkitab, kami menjadi sumber utama penyebaran Kabar Baik dan literatur rohani di negara ini," ujar Viktor.


Dukungan para Sahabat Alkitab telah menghadirkan harapan dan mengubah hidup orang-orang yang berada dalam keputusasaan terdalam. Viktor menceritakan kepada Vlad bahwa pusat-pusat rehabilitasi yang didukung oleh bantuan mitra-mitra Lembaga Alkitab merupakan salah satu proyek berskala besar mereka.


Salah satu pria yang hidupnya telah diubahkan melalui pelayanan Vlad adalah Aslan. Selama 40 tahun ia menjadi pecandu narkoba. Aslan beberapa kali mencoba mengakhiri hidupnya. Saat tiba di pusat rehabilitasi tersebut, ia berada di titik terendah hidupnya setelah kehilangan keluarga dan tempat tinggal.


Suatu hari, Aslan menerima Alkitab miliknya sendiri dan membaca tentang pengorbanan Yesus baginya. Ia tersentuh oleh kasih Yesus dan memutuskan untuk menjadi seorang Kristen. Seorang anggota tim Vlad menuturkan: "Aslan adalah bagian dari kelompok Pemahaman Alkitab (PA) kami yang rutin bertemu setiap minggu. Rasanya seolah-olah Tuhan telah membangkitkan dirinya kembali, dan memberikannya kehidupan yang baru."


Diterjemahkan secara bebas dari: biblesociety.org.uk

Logo LAILogo Mitra

Lembaga Alkitab Indonesia bertugas untuk menerjemahkan Alkitab dan bagian-bagiannya dari naskah asli ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kantor Pusat

Jl. Salemba Raya no.12 Jakarta, Indonesia 10430

Telp. (021) 314 28 90

Email: info@alkitab.or.id

Bank Account

Bank BCA Cabang Matraman Jakarta

No Rek 3423 0162 61

Bank Mandiri Cabang Gambir Jakarta

No Rek 1190 0800 0012 6

Bank BNI Cabang Kramat Raya

No Rek 001 053 405 4

Bank BRI Cabang Kramat Raya

No Rek 0335 0100 0281 304

Produk LAI

Tersedia juga di

Logo_ShopeeLogo_TokopediaLogo_LazadaLogo_blibli

Donasi bisa menggunakan

VisaMastercardJCBBCAMandiriBNIBRI

Sosial Media

InstagramFacebookTwitterTiktokYoutube

Download Aplikasi MEMRA


© 2023 Lembaga Alkitab Indonesia