Yohanes Ndaraponda, seorang penatua dari Gereja Kristen Sumba (GKS) di wilayah Sumba Barat Daya menyambut dengan penuh syukur hadirnya Alkitab dan bacaan rohani anak di tengah jemaatnya. ”Saat ini, di tengah jemaat kami terjadi krisis iman. Dengan hadirnya Alkitab ini, kami mendapatkan ”senjata” yang bisa kami pakai untuk melakukan pelayanan dan mengenalkan betapa baiknya Tuhan Yesus. Semoga banyak orang bertobat dan kembali kepada jalan yang dikehendaki Kristus.”
Lain lagi cerita Pdt. Grace Ariana Nope, pendeta Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Baitani, Sumbawa. Tuturnya penuh rasa haru,”Di sini toko-toko yang menjual Alkitab dan bacaan-bacaan rohani tidak ada sama sekali. Untuk bisa membeli Alkitab kami harus menyeberang ke ibukota provinsi. Dan itu menempuh waktu delapan sampai sembilan jam. Maka Alkitab ini bagi kami adalah barang yang sungguh-sungguh mahal dan istimewa.”
Kesaksian di atas hanyalah contoh kecil bagaimana umat menyambut dengan penuh sukacita hadirnya firman Tuhan di tengah-tengah mereka. Terima kasih banyak atas jerih lelah dan kemurahan hati Bapak, Ibu dan Saudara-saudara para mitra dalam mendukung program LAI sebagaimana yang tercatat dalam Buku Berbagi Kasih Sampai Ujung Bumi 2025.
Menyambut hadirnya tahun 2026, kami kembali mengundang keterlibatan Bapak, Ibu dan Saudara-saudara mitra pelayanan LAI untuk mendukung pelayanan LAI dalam penerjemahan, penerbitkan, penyebaran maupun program-program pelibatan Alkitab (Bible Engagement).
Program-program pelayanan LAI sepanjang 2026 dapat Bapak, Ibu, Saudara lihat pada kanal website LAI:
https://www.alkitab.or.id/donasi/program
Semoga melalui doa dan dukungan kita setiap generasi memperoleh kesempatan dan kemudahan mengakses firman Allah dalam bahasa dan media yang relevan, baik cetak maupun non cetak, termasuk digital. Semoga Roh Kudus senantiasa memberikan hikmat dan anugerah-Nya kepada kita dalam menjadi saluran berkat bagi sesama.
























