Berani Mendengar Kebenaran

Renungan Harian | 28 Sep 2026

Berani Mendengar Kebenaran

Belakangan ini, kita melihat ada pemimpin agama yang berani menyampaikan kritik kepada pemerintah. Namun, pada saat yang sama, kita juga melihat bagaimana suara keagamaan dapat begitu dekat dengan kekuasaan sehingga lebih mudah memberikan pembenaran daripada menyampaikan koreksi. Situasi ini mengingatkan kita bahwa berbicara benar di hadapan kekuasaan membutuhkan keberanian. Namun, ada keberanian lain yang tidak kalah penting, yaitu keberanian untuk mendengar kebenaran, terutama ketika kebenaran itu tidak sesuai dengan keinginan kita.

 

Yeremia 37:1-21 memperlihatkan Zedekia yang meminta Yeremia berdoa dan kemudian bertanya, “Adakah firman dari TUHAN?” Yeremia menjawab bahwa ada firman, tetapi isinya bukan kabar yang ingin didengar sang raja: Zedekia akan diserahkan ke tangan raja Babel. Yeremia tidak mengubah pesannya hanya karena pendengarnya seorang raja. Ia menyampaikan apa yang diyakininya sebagai firman Tuhan, meskipun pesan itu tidak menyenangkan dan bahkan membuatnya dipenjara.

 

Sahabat Alkitab, persoalan mendengar kebenaran ternyata bukan hanya milik orang yang berada di puncak kekuasaan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita pun dapat memiliki “kekuasaan” dalam ruang kita masing-masing, seperti di tempat kerja, dalam keluarga, atau dalam relasi dengan orang lain. Ketika kita terbiasa didengar, kita dapat lebih mudah menolak suara yang mengoreksi kita. Kita cenderung lebih nyaman menerima informasi yang sesuai dengan apa yang sudah kita yakini. Karena itu, ketika rekan kerja mengkritik cara kita bekerja, pasangan menunjukkan sikap kita yang ternyata melukai mereka, atau seorang sahabat mempertanyakan keputusan yang kita ambil, respon pertama kita mungkin adalah membela diri. Padahal, mungkin ada sesuatu yang perlu kita dengarkan.

 

Karena itu, mendengar kebenaran membutuhkan kerendahan hati untuk berhenti sejenak sebelum membela diri dan bertanya, “Adakah sesuatu yang perlu kulihat dan ku ubah dari diriku?” Sebab, terkadang yang paling sulit bukan menemukan kebenaran, melainkan menerima kebenaran yang memaksa kita mengubah cara pandang.

Logo LAILogo Mitra

Lembaga Alkitab Indonesia bertugas untuk menerjemahkan Alkitab dan bagian-bagiannya dari naskah asli ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kantor Pusat

Jl. Salemba Raya no.12 Jakarta, Indonesia 10430

Telp. (021) 314 28 90

Email: info@alkitab.or.id

Bank Account

Bank BCA Cabang Matraman Jakarta

No Rek 3423 0162 61

Bank Mandiri Cabang Gambir Jakarta

No Rek 1190 0800 0012 6

Bank BNI Cabang Kramat Raya

No Rek 001 053 405 4

Bank BRI Cabang Kramat Raya

No Rek 0335 0100 0281 304

Produk LAI

Tersedia juga di

Logo_ShopeeLogo_TokopediaLogo_LazadaLogo_blibli

Donasi bisa menggunakan

VisaMastercardJCBBCAMandiriBNIBRI

Sosial Media

InstagramFacebookTwitterTiktokYoutube

Download Aplikasi MEMRA


© 2023 Lembaga Alkitab Indonesia