Berharap Tanpa Menyangkal Luka

Renungan Harian | 26 Okt 2026

Berharap Tanpa Menyangkal Luka

“Coba kita lihat sisi positifnya!” Nasihat ini mungkin pernah kita dengar ketika tengah menghadapi pergumulan. Maksudnya bisa jadi baik, tetapi terkadang kita justru merasa dituntut untuk segera berhenti bersedih, seolah-olah mengakui rasa sakit berarti kehilangan pengharapan. Padahal, tidak semua luka dapat pulih hanya dengan mengubah cara pandang.

 

Pergumulan semacam ini tergambar dalam Ratapan 3:18-48. Pada awal bagian ini, penyair mengakui bahwa harapan dan kekuatannya kepada Tuhan seolah telah lenyap. Ingatan tentang penderitaan terus menghantuinya, membawa kepahitan dan perasaan tertekan. Ia belum menemukan jalan keluar dari kesengsaraannya. Namun, di tengah ingatan yang membebani itu, terjadi perubahan arah: “Tetapi, inilah yang kuperhatikan, sebab itu aku akan berharap” (ay. 21).

 

Penyair tidak tiba-tiba melupakan penderitaannya. Ia justru mulai mengingat hal lain di tengah penderitaan itu: kasih setia Tuhan yang tidak berkesudahan dan rahmat-Nya yang selalu baru setiap pagi (ay. 22-23). Ingatan akan kesetiaan Allah memberinya alasan untuk berharap kembali. Keadaannya belum pulih, tetapi ia mulai menemukan alasan untuk tidak menyerah pada keputusasaan.

 

Adakalanya, kita mulai menemukan harapan ketika mampu melihat bahwa penderitaan bukan satu-satunya hal yang membentuk kehidupan kita. Meski demikian, menyadari hal-hal yang masih dapat disyukuri tidak berarti rasa sakit langsung menghilang. Penyair pun kembali meratapi kehancuran dan penderitaan umat (ay. 40-48). Ia telah menemukan alasan untuk berharap, tetapi dukanya belum berakhir.

 

Sahabat Alkitab, kita tidak harus menyangkal kesedihan untuk dapat berharap. Kita boleh mengakui apa yang menyakitkan sambil mengingat bahwa penderitaan bukan satu-satunya kenyataan yang ada. Adakalanya, harapan tumbuh bukan karena keadaan telah berubah, melainkan karena di tengah keadaan yang belum berubah, kita menemukan kembali alasan untuk melangkah.

Logo LAILogo Mitra

Lembaga Alkitab Indonesia bertugas untuk menerjemahkan Alkitab dan bagian-bagiannya dari naskah asli ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kantor Pusat

Jl. Salemba Raya no.12 Jakarta, Indonesia 10430

Telp. (021) 314 28 90

Email: info@alkitab.or.id

Bank Account

Bank BCA Cabang Matraman Jakarta

No Rek 3423 0162 61

Bank Mandiri Cabang Gambir Jakarta

No Rek 1190 0800 0012 6

Bank BNI Cabang Kramat Raya

No Rek 001 053 405 4

Bank BRI Cabang Kramat Raya

No Rek 0335 0100 0281 304

Produk LAI

Tersedia juga di

Logo_ShopeeLogo_TokopediaLogo_LazadaLogo_blibli

Donasi bisa menggunakan

VisaMastercardJCBBCAMandiriBNIBRI

Sosial Media

InstagramFacebookTwitterTiktokYoutube

Download Aplikasi MEMRA


© 2023 Lembaga Alkitab Indonesia