Mengadili dengan Adil dan Benar

Renungan Harian | 5 Apr 2026

Mengadili dengan Adil dan Benar

Pengkhotbah 4:1-6 


Manusia membangun peradabannya dalam dambaan akan kesejahteraan dan ketertiban. Semuanya itu hanya dapat tercapai apabila keadilan betul-betul ditegakkan di dalam dunia. Sayangnya di setiap peradaban yang bergulir selalu saja ada upaya untuk menyelewengkan hukum. Membuat yang benar menjadi salah, atau yang salah menjadi benar. Tergantung kepentingan siapa yang diusung. Maka dambaan akan tegaknya keadilan menjadi sebuah pengharapan masa depan yang terus dinantikan oleh umat manusia. 


Bacaan kita kali ini menyoroti dua fenomena purba yang sayangnya masih berlangsung hingga saat ini yakni ketidakadilan yang justru dilakukan oleh mereka yang berwenang (3:16) dan penindasan yang dilakukan oleh para pemegang kekuasaan (4:1). Merespons ketidakadilan tersebut pengkhotbah mengajukan sebuah petisi abadi kepada Allah yakni bahwa Ia sendirilah yang akan mengadili orang yang benar dan orang yang jahat karena untuk segala sesuatu ada waktunya. Jika manusia tidak dapat mengadili dengan benar, maka Allah akan menunjukkan kebenaran-Nya. Menurut tradisi pemahaman keyahudian, keadilan, menempati konsep utama dalam memandang relasi Allah dengan manusia maupun manusia terhadap sesamanya. Keadilan dan kebenaran adalah sifat Tuhan yang dapat dilihat serta dirasakan, maka hukum-Nya pun adil dan benar. 


Manusia merasa sangat berkuasa sehingga bisa memanipulasi kebenaran dan keadilan. Padahal menurut pengkhotbah, manusia tak ubahnya hewan. Bukan dalam arti status dan keberadaannya, melainkan pada kesamaan aktivitas hewan-hewan itu terutama hewan ternak yang melakukan pekerjaannya serupa manusia yang pekerjaan, usaha, serta jerih payahnya juga tanpa makna dan tujuan. Maka yang dapat dilakukan manusia adalah melakukan dengan sebaik-baiknya pekerjaan yang dilakukannya. Jika ia mendapat tanggung jawab untuk mengadili dan menegakkan hukum maka kerjakanlah dengan baik. 


Sahabat Alkitab, marilah hidup dengan melakukan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya. Meskipun seringkali kita masih berjuang untuk mencari makna akan apa yang kita lakukan. Dalam logika yang sederhana itu turut membantu mengentaskan perjuangan dan mewujudnyatakan keadilan. Mereka yang memang telah ditugaskan untuk mengadili perkara dengan baik, akan terus berjuang untuk mengadili berlandaskan kebenaran serta keadilan. Hal tersebut semata-mata karena mereka melakukan apa yang menjadi tugas serta tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Sayangnya banyak orang tersesat karena keserakahan mereka sehingga melakukan segala cara untuk memperoleh keuntungan termasuk dengan menyelewengkan tugas serta tanggung jawab mereka.


Logo LAILogo Mitra

Lembaga Alkitab Indonesia bertugas untuk menerjemahkan Alkitab dan bagian-bagiannya dari naskah asli ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kantor Pusat

Jl. Salemba Raya no.12 Jakarta, Indonesia 10430

Telp. (021) 314 28 90

Email: info@alkitab.or.id

Bank Account

Bank BCA Cabang Matraman Jakarta

No Rek 3423 0162 61

Bank Mandiri Cabang Gambir Jakarta

No Rek 1190 0800 0012 6

Bank BNI Cabang Kramat Raya

No Rek 001 053 405 4

Bank BRI Cabang Kramat Raya

No Rek 0335 0100 0281 304

Produk LAI

Tersedia juga di

Logo_ShopeeLogo_TokopediaLogo_LazadaLogo_blibli

Donasi bisa menggunakan

VisaMastercardJCBBCAMandiriBNIBRI

Sosial Media

InstagramFacebookTwitterTiktokYoutube

Download Aplikasi MEMRA


© 2023 Lembaga Alkitab Indonesia