Dalam dunia yang kita jalani ini, seringkali tidak hanya terdapat kebaikan dan terang yang menghangatkan jiwa, kadangkala ada kegelapan serta kejahatan yang merenggut kehidupan. Simaklah berita-berita yang berseliweran di linimasa media sosial kita masing-masing. Begitu mudahnya seseorang merenggut nyawa sesamanya dan memanfaatkan orang lain demi kepentingannya sendiri. Hoax dan fitnah difabrikasi seturut dengan kepentingan pemesannya. Korporasi-korporasi besar yang tidak henti-hentinya mengeruk alam ciptaan Tuhan demi keuntungannya. Negara-negara adidaya muncul sebagai penindas dan imperium baru yang menetapkan standar gandanya sendiri. Bagi orang percaya, di tengah segala kejahatan dan penindasan itu, apakah yang dapat kita lakukan?
Pemazmur mengajak kita untuk kembali meletakkan segala pengharapan dan pertolongan hanya kepada Allah semata. Sumber perlindungan kita hanyalah Allah. Di hadapan kekerasan, kejahatan yang dirancang sistematis dan terstruktur, serta orang-orang yang menyebarkan fitnah dengan begitu lihainya. Perilaku-perilaku tersebut adalah karakteristik orang-orang fasik yang menjauh dan memberontak dari Allah. Mereka adalah orang-orang congkak yang merasa bisa melampaui Allah. Jika Allah merancangkan yang baik atas umatnya, orang-orang fasik mereka-rekakan yang jahat kepada sesamanya.
Di hadapan kejahatan yang begitu mencekam tersebut, pemazmur terus mengulangi permintaan-Nya atas perlindungan serta penyertaan Allah. Rencana orang-orang fasik akan digagalkan oleh Allah. Mereka yang hidup dalam kekerasan akan diburu-buru oleh malapetaka. Pada akhirnya kita diajak untuk menaruh pengharapan yang besar pada Allah yang mendatangkan keadilan kepada mereka yang tertindas serta membela perkara orang miskin. Maka tetaplah hidup benar dan jujur dihadapan-Nya.
Sahabat Alkitab, keyakinan pemazmur akan keadilan yang akan dinyatakan Allah seharusnya berdampak besar bagi iman seorang percaya. Pertama, ia akan memiliki keberanian untuk bertahan terhadap kejahatan di sekitarnya dengan prinsip yang teguh untuk tidak terjerumus dalam kejahatan itu sendiri. Kedua, ia akan dikuatkan untuk berjuang melawan ketidakadilan serta penindasan yang ada di sekitarnya karena itulah yang Allah lakukan. Semoga orang-orang Kristen senantiasa menjadi suar yang menyingkapkan kegelapan di sekitarnya. Milikilah keberanian untuk bersikap serta memilih yang benar, bukan karena kita kuat melainkan karena Allah berada bersama orang-orang benar.

























