“Berbuatlah Adil dan Jangan Menindas”

Renungan Harian | 2 Mei 2026

“Berbuatlah Adil dan Jangan Menindas”

 

 

Para pemimpin dan mereka yang memiliki kuasa untuk mengadili perkara seringkali dipandang sebagai wakil Allah di dunia. Melalui kebijakan serta keputusan yang diambilnya maka keadilan dinyatakan atas dunia. Kekuasaan itu harus dipergunakan dengan sebaik-baiknya, jika tidak maka akan ada konsekuensi ilahi yang akan menghampiri mereka yang menyelewengkan kekuasaan. 

 

Yesaya menggambarkan kejatuhan Israel dalam ungkapan yang sungguh menyayat hati. Kota yang setia telah menjadi pelacur. Dalam Alkitab ada banyak cara mengungkapkan ketidaksetiaan umat kepada Allah termasuk ungkapan di atas, bagaikan seseorang yang telah berselingkuh. Umat Allah telah berselingkuh dari-Nya. Keadilan serta kebenaran sudah tidak ada lagi. Para pemimpin tidak lagi mempertahankan kebenaran tetapi melakukan yang jahat. Mereka menerima sogokan dan suap. Memanipulasi kebenaran demi keuntungan mereka sendiri, kualitas kehidupan telah sangat rusak. Ini bukan tentang kualitas materi atau fisik belaka, melainkan moral dan kerohanian. 

 

Maka sudah saatnya Israel untuk kembali ke jalan yang benar jika tidak ingin menerima penghukuman dari Tuhan sebagai konsekuensi perbuatan mereka. Kebenaran itu rupanya pertama-tama bukan soal ibadah melainkan tentang berbuat yang benar yakni usahakanlah keadilan, kendalikan orang kejam, belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda. Dua pihak terakhir yang disebutkan Allah merupakan mereka yang tertindas, menjadi korban keserakahan. serta tidak mendapatkan akses terhadap kehidupan layak. Memperlakukan mereka dengan benar adalah kewajiban etis tetapi juga tanggung jawab spiritual. 

 

Seruan Yesaya ini telah menampar kita dengan cukup keras. Lihatlah sekeliling kita, betapa banyaknya ketidakadilan dapat kita lihat. Para pemimpin yang seharusnya menjadi pembela mereka yang tertindas justru memanfaatkan mereka untuk kepentingannya sendiri. Berhati-hatilah bahwa Allah melihat segala sesuatu. Seruan tersebut adalah pengharapan bagi mereka yang tertindas dan peringatan bagi mereka yang melakukan penindasan. Allah adalah Tuhan yang Maha Adil serta mengetahui segala sesuatu. 


Logo LAILogo Mitra

Lembaga Alkitab Indonesia bertugas untuk menerjemahkan Alkitab dan bagian-bagiannya dari naskah asli ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kantor Pusat

Jl. Salemba Raya no.12 Jakarta, Indonesia 10430

Telp. (021) 314 28 90

Email: info@alkitab.or.id

Bank Account

Bank BCA Cabang Matraman Jakarta

No Rek 3423 0162 61

Bank Mandiri Cabang Gambir Jakarta

No Rek 1190 0800 0012 6

Bank BNI Cabang Kramat Raya

No Rek 001 053 405 4

Bank BRI Cabang Kramat Raya

No Rek 0335 0100 0281 304

Produk LAI

Tersedia juga di

Logo_ShopeeLogo_TokopediaLogo_LazadaLogo_blibli

Donasi bisa menggunakan

VisaMastercardJCBBCAMandiriBNIBRI

Sosial Media

InstagramFacebookTwitterTiktokYoutube

Download Aplikasi MEMRA


© 2023 Lembaga Alkitab Indonesia