Di Tengah Dunia yang Berubah

Renungan Harian | 24 Sep 2026

Di Tengah Dunia yang Berubah

Ada masa ketika seseorang harus melepaskan sebuah peran yang telah begitu lama menjadi bagian dari kehidupannya. Selama bertahun-tahun, ia terbiasa dikenal melalui pekerjaan, jabatan, tanggung jawab, atau tempat di mana ia berkarya. Semua itu begitu menyatu dengan kesehariannya sehingga ketika keadaan berubah, yang terasa hilang bukan hanya sebuah rutinitas. Ada bagian dari dirinya yang seolah ikut berubah. Fenomena yang sering disebut post-power syndrome memperlihatkan bahwa perubahan peran dapat membuat seseorang mengalami kegamangan terhadap dirinya sendiri.

 

Pengalaman semacam itu membantu kita memahami sedikit keadaan Yehuda dalam Yeremia 33:14-26. Mereka bukan hanya kehilangan sebuah kota. Bersama kehancuran Yerusalem, mereka kehilangan dinasti Daud dan terguncangnya kehidupan keagamaan yang selama ini membentuk identitas mereka sebagai umat Tuhan. Karena itu, ketika Tuhan berbicara tentang “Tunas keadilan” dari keturunan Daud serta keberlangsungan keturunan para imam Lewi, yang dipertaruhkan bukan sekadar keberadaan seorang raja atau imam. Yang dipertaruhkan adalah pertanyaan yang lebih dalam: siapakah umat Tuhan ketika dunia yang selama ini membentuk identitas mereka runtuh?

 

Menariknya, janji tentang “Tunas keadilan” tidak sekedar mengajak umat kembali kepada masa lalu. Tunas itu akan menjalankan keadilan dan kebenaran. Artinya, masa depan yang dijanjikan Tuhan bukan sekadar mengembalikan keadaan seperti dahulu, melainkan membuka kemungkinan bagi kehidupan yang diperbarui. Pemulihan tidak selalu berarti mendapatkan kembali jabatan, kedudukan, atau keadaan yang pernah kita miliki. Kadang-kadang, pemulihan berarti menemukan cara baru untuk hidup ketika dunia yang kita kenal sudah berubah.

 

Sahabat Alkitab, kita sering membangun gambaran tentang diri melalui pekerjaan, jabatan, pencapaian, relasi, atau bahkan pengakuan orang lain. Ketika semua itu berubah, kita dapat merasa kehilangan arah karena seolah-olah kehilangan bagian dari diri sendiri. Mungkin hari ini kita dapat berhenti sejenak dan memperhatikan: apa yang sedang berubah dalam hidup kita, dan bagian mana dari perubahan itu yang paling sulit kita lepaskan? Barangkali, dari sana kita dapat bertanya, “Siapa diriku ketika semua yang kubanggakan berubah?” Perlahan, kita belajar bahwa nilai diri tidak berhenti pada peran yang kita jalani, tetapi berakar dalam relasi kita dengan Tuhan.

Logo LAILogo Mitra

Lembaga Alkitab Indonesia bertugas untuk menerjemahkan Alkitab dan bagian-bagiannya dari naskah asli ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kantor Pusat

Jl. Salemba Raya no.12 Jakarta, Indonesia 10430

Telp. (021) 314 28 90

Email: info@alkitab.or.id

Bank Account

Bank BCA Cabang Matraman Jakarta

No Rek 3423 0162 61

Bank Mandiri Cabang Gambir Jakarta

No Rek 1190 0800 0012 6

Bank BNI Cabang Kramat Raya

No Rek 001 053 405 4

Bank BRI Cabang Kramat Raya

No Rek 0335 0100 0281 304

Produk LAI

Tersedia juga di

Logo_ShopeeLogo_TokopediaLogo_LazadaLogo_blibli

Donasi bisa menggunakan

VisaMastercardJCBBCAMandiriBNIBRI

Sosial Media

InstagramFacebookTwitterTiktokYoutube

Download Aplikasi MEMRA


© 2023 Lembaga Alkitab Indonesia