|
LAI Berita Terkini
|
|
Friday, 05 March 2010 |
Alkitab merupakan buku yang paling banyak dibaca orang di dunia. Kenapa demikian? Banyak kesaksian yang mengatakan, bahwa dengan membaca Alkitab banyak orang menemukan kembali harapan hidupnya. Banyak orang yang menemukan apa yang dicarinya selama ini. Banyak orang terinspirasi dan termotivasi untuk menjadikan hidupnya lebih berkualitas. Dan yang terpenting orang dapat menemukan jalan keselamatan. Itu sebabnya Alkitab sungguh-sungguh merupakan Kabar Baik untuk semua orang. Artinya, bahwa Kabar Baik bukan monopoli orang-orang dewasa saja, tetapi Kabar Baik harus disampaikan juga kepada anak-anak.
Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) melihat pentingnya anak-anak ini sebagai kelompok kategorial yang perlu mendapat perhatian sendiri. Untuk itu melalui penerbitan Kabar Baik Untuk Anak-Anak (KBUA) ini, LAI berharap kehidupan spiritual dan rohani anak-anak semakin meningkat dan berkualitas.
Kabar Baik Untuk Anak-Anak kali ini hadir kembali dalam ukuran dan bentuk yang berbeda dari terbitan sebelumnya, yakni dengan bentuk yang lebih kecil dan tipis dalam ukuran 13,8 x 17,8 x 7,5 cm. Hal ini untuk memudahkan anak-anak membawa ke manapun mereka pergi, sehingga mereka dapat membaca di manapun mereka berada.
|
|
Read more...
|
|
Lowongan Kerja
|
|
Friday, 12 March 2010 |
|
Lembaga Alkitab Indonesia memberikan kesempatan bagi anak-anak Tuhan Warga Jemaat Gereja-gereja di Jabodetabek, untuk bekerja dan melayani sebagai :
tenaga calon Staf Administrasi Keuangan dan Piutang.
Calon yang kami maksudkan adalah yang memiliki kriteria sbb :
|
|
Read more...
|
|
LAI Berita Terkini
|
|
Thursday, 04 March 2010 |
|
Anak-anak yang mulai memasuki usia 4 – 5 tahun memiliki imajinasi yang tinggi. Mereka suka sekali berkreasi dengan membuat gambar-gambar sesuai dengan apa yang dipikirkan. Namun yang menjadi masalah, anak-anak lebih suka membuat gambar atau mencorat-coret di dinding tembok, sekalipun orang tuanya sudah memberikan buku gambar.
Kini, Lembaga Alkitab Indonesia telah menghadirkan sesuatu untuk menyita perhatian putra-putri anda. Sebuah buku unik yang dapat dipergunakan sambil bermain sekaligus menambah wawasan khususnya mengenai segala sesuatu yang terdapat dalam Alkitab. Di dalam buku AYO MENGGAMBAR Alkitab Sendiri, anak-anak dapat membuat Alkitabnya sendiri sesuai imanjinasinya. Mereka dapat membuat cerita Alkitab bergambar sesuai dengan cerita/kisah Alkitab.
|
|
Read more...
|
|
LAI Berita Terkini
|
|
Monday, 01 March 2010 |
|
Tepat pukul 10.50 WIT, Minggu 21 Februari 2010, pesawat Twin-Otter berpenumpang 16 orang mendarat dengan sedikit hentakan di Bandara Teluk Bintuni, Papua, setelah terbang 50 menit dari Manokwari. Kami bertiga: Duta Pranowo (Sekretaris Umum), Alpha Martyanta (Kepala Departemen Penyebaran), dan Hendrik J. Lohey (Staf Departemen Komunikasi) turun dari pesawat dengan perasaan lega dan ucapan syukur kepada Tuhan yang telah “mengawal” kami tiba di Teluk Bintuni dengan selamat. Tujuan kami ke Teluk Bintuni adalah dalam rangka Pembukaan Program Pemberantasan Buta Huruf/Pembaca Baru Alkitab (PBH/PBA) Lembaga Alkitab Indonesia (LAI).
Di Bandara Teluk Bintuni, kami dijemput oleh Sdri. Melly Payungallo, Pjs. Kepala Perwakilan LAI Jayapura, dan Sdri. Ratna Sari Harefa, Pimpinan Lapangan Program PBH/PBA LAI. Selanjutnya kami naik ojek menuju Hotel Steen Kool tempat kami menginap. Setelah beristirahat, sore harinya kami melakukan koordinasi persiapan dan pelaksanaan Pembukaan Program PBH/PBA LAI, yang akan dilaksanakan dengan Ibadah keesokan harinya 22 Februari 2010 pukul 09.00 WIT di Gereja Kristen Injili di Tanah Papua, Jemaat Viadolorosa Bintuni Kota, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.
Program PBA/PBA LAI dimulai dengan survey pada bulan Juni dan Oktober 2009 oleh Departemen Penelitian & Pengembangan (Litbang LAI), bekerjasama dengan Gereja-gereja setempat, dalam hal ini Gereja Kristen Injili di Tanah Papua (GKI), Gereja Katolik, dan Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GKPAI). Target peserta 1000 peserta. Pada waktu diadakan survey telah terdata 800 peserta. Namun ketika diadakan sosialisasi program pada bulan Januari 2010 bersama dengan pimpinan Gereja, Koordinator Wilayah, dan para Tutor, jumlah peserta menyusut dikarenakan tidak memenuhi persyaratan, kurang lengkapnya data.
|
|
Read more...
|
|
|
LAI Berita Terkini
|
|
Thursday, 04 February 2010 |
|
“Saya Ingin Bisa Baca Alkitab”
Itulah ungkapan hati Ibu Hermina Kamanggiwang Masubau
(41 tahun), warga belajar dari Gereja Kristen Injili di Tanah Papua,
Jemaat Efata, Korano Jaya, Manimere – Teluk Bintuni. Sebelumnya ia
pernah sekolah hanya sampai kelas 1 SD. Ibu empat orang anak ini sadar
membaca itu penting, maka dia selalu mendorong anak-anaknya untuk giat
belajar agar tidak seperti dirinya. “Saya rindu untuk bisa membaca
Firman Tuhan sendiri, selama ini saya hanya mendengar. Kalau di rumah
anak-anak dan bapa (suami) yang baca. Kalau di gereja dengar dari
Pendeta dan teman-teman di kebaktian wanita” lanjut Ibu Hermina. Dia
sangat berharap agar setelah bisa membaca nanti, dia akan membaca
Alkitab sendiri, dan belajar untuk membawakan Firman Tuhan di kebaktian
wanita seperti teman-temannya yang lain.
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
| Results 1 - 6 of 71 |