Belajar Menikmati Anugerah-Nya

Renungan Harian | 9 Apr 2026

Belajar Menikmati Anugerah-Nya

Aristoteles pernah berkata bahwa tujuan manusia hidup adalah untuk mengejar kebahagiaan. Ia mendefinisikan kebahagiaan sebagai kemampuan manusia untuk mengejar dan mencapai kebajikan dalam hidup. Namun dewasa ini makna kebahagiaan telah menjadi semakin sumir. Alih-alih kualitas batin serta kebijaksanaan diri yang menjadi hakikat kebahagiaan, orang justru mencari kebahagiaan melalui benda-benda material yang dapat diperolehnya. Sayangnya hal-hal tersebut seringkali tidak mendatangkan kebahagiaan yang sejati. Mereka yang berkelimpahan kekayaan tidak serta merta hidup bahagia, karena sesungguhnya kebahagiaan itu terletak pada cara kita memaknai keberadaan diri, merumuskan makna, serta tujuan hidup. 

 

Pengkhotbah  mencoba untuk memberi nasihat mengenai fenomena tersebut melalui bacaan kita pada saat ini. Ia menyoroti fenomena bahwa banyak orang yang hidupnya sangat berkecukupan dengan segala sesuatu tetapi selalu saja menyisakan ruang hampa dalam sanubarinya. Maka pengkhotbah mencoba untuk mengajak pembacanya melakukan refleksi ulang tentang apa yang sesungguhnya paling bermakna dalam hidup. Sebanyak apapun harta dan kekayaan semuanya akan menjadi hal yang sia-sia dan menghilang bagaikan angin. Namun rasa syukur saat memperoleh itu semua menjadi sesuatu yang mengisi ruang dalam hati. 

 

Tidak dipungkiri bahwa harta benda dan kekayaan akan mendatangkan kenyamanan dalam hidup, tetapi jika kita tidak menyisakan ruang untuk mensyukurinya, maka menurut pengkhotbah semuanya akan menjadi sia-sia. Ia mengungkapkan sebuah ironi yang seharusnya menggugah kita, “Segala jerih payah manusia hanya untuk mulutnya, namun ia tidak pernah puas.”  Maka pandanglah apa yang ada di depan mata kita, hayati dengan sungguh kasih Tuhan di dalamnya dan jauhkan kita dari hawa nafsu yang mengarahkan kita pada kesia-siaan. 

 

Sahabat Alkitab,  marilah kita belajar untuk menikmati dan mensyukuri segala berkat yang telah dianugerahkan-Nya. Hidup kita sangatlah pendek jika hanya diisi dengan pengajaran hawa nafsu yang tiada berujung. Sebaliknya rasa syukur melahirkan cara pandang baru dalam menilai kehidupan. Sehingga tiap detik dan waktu yang berlalu sungguh-sungguh dihayati sebagai penyertaan Tuhan semata.

Logo LAILogo Mitra

Lembaga Alkitab Indonesia bertugas untuk menerjemahkan Alkitab dan bagian-bagiannya dari naskah asli ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kantor Pusat

Jl. Salemba Raya no.12 Jakarta, Indonesia 10430

Telp. (021) 314 28 90

Email: info@alkitab.or.id

Bank Account

Bank BCA Cabang Matraman Jakarta

No Rek 3423 0162 61

Bank Mandiri Cabang Gambir Jakarta

No Rek 1190 0800 0012 6

Bank BNI Cabang Kramat Raya

No Rek 001 053 405 4

Bank BRI Cabang Kramat Raya

No Rek 0335 0100 0281 304

Produk LAI

Tersedia juga di

Logo_ShopeeLogo_TokopediaLogo_LazadaLogo_blibli

Donasi bisa menggunakan

VisaMastercardJCBBCAMandiriBNIBRI

Sosial Media

InstagramFacebookTwitterTiktokYoutube

Download Aplikasi MEMRA


© 2023 Lembaga Alkitab Indonesia