|
LAI Berita Terkini
|
|
Friday, 18 May 2012 |
|
ALKITAB EDISI STUDI TERBESAR DI DUNIA
DICATAT REKORNYA OLEH MURI 9 FEBRUARI 2012
Bertepatan dengan ulang tahun ke- 58 Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), 9 Februari 2012, dan sekaligus peresmian Gedung Pusat Alkitab (Bible Center), LAI menerbitkan Alkitab Edisi Studi Terbesar di Dunia. Alkitab berukuran raksasa, dengan ukuran terbuka 208x147 cm ini diletakkan di lobi Gedung Pusat Alkitab. Penerbitannya bukan sekadar simbol, atau pelengkap Gedung Pusat Alkitab, namun penerbitannya memiliki tujuan khusus.
Sekretaris Umum LAI, Harsiatmo Duta Pranowo menyatakan, dipilihnya Alkitab Edisi Studi (AES) untuk dicetak dalam ukuran besarkarena AES merupakan “best seller” LAI dan memperoleh sambutan hangat dari masyarakat pengguna Alkitab. “Dalam waktu kurang dari enam bulan sejak diterbitkan tahun 2010 yang lalu, Alkitab ini habis terjual 10.000 eksemplar,” katanya.
Sambutan ini menunjukkan kerinduan, dan kehausan dari umat Kristiani untuk tidak hanya membaca Alkitab, tetapi lebih dari itu, untuk memahami dan mendalami Firman Tuhan. Duta menjelaskan, ada tiga hal yang mendasari LAI menghadirkan Alkitab Terbesar ini. Pertama, untuk menunjukkan, bahwa Firman Allah itu Sumber Terbesar inspirasi, kekuatan dan terang bagi umat manusia yang ingin mencari jalan kehidupan. Kedua, terkait dengan akan diwujudkannya Gedung Pusat Alkitab yang juga merupakan Pusat Komunitas Kristiani, kehadiran Alkitab Edisi Studi Terbesar dimaksudkan sebagai pendorong setiap umat Tuhan untuk mendalami Firman-Nya. Ketiga, terbitnya AES terbesar ini menjadi sumber informasi kepada masyarakat akan kemampuan staf dan teknologi grafika Percetakan Alkitab LAI.
|
|
Read more...
|
|
LAI Berita Terkini
|
|
Monday, 14 May 2012 |
|
Komitmen Kemitraan LAI dan Gereja-gereja
Kami, para pimpinan gereja-gereja bersama Lembaga Alkitab Indonesia, yang berhimpun dalam Konferensi Nasional Lembaga Alkitab Indonesia dengan Mitra, Jakarta 7-9 Mei 2012, dengan Rahmat dan Hikmat dari Allah Bapa, Putera , dan Roh Kudus, dengan ini:
1. Mengaku bahwa Alkitab adalah Firman Allah yang menjadi dasar hidup dan pemberitaan gereja.
2. Mengaku dan menyatakan bahwa Alkitab adalah landasan iman dan dasar pembentukan karakter umat yang bertanggung jawab , berakhlak mulia, dan berdedikasi kepada gereja, masyarakat, bangsa, dan negara.
3. Menyatakan bahwa Lembaga Alkitab Indonesia adalah lembaga yang berfungsi menyediakan Alkitab dan Bagian-bagiannya, baik cetak maupun nircetak dalam berbagai bahasa di Indonesia, agar Gereja dapat mewujudkan visi dan misinya.
4. Menyatakan siap untuk bekerja sama mewujudkan Alkitab sebagai Firman Allah Untuk Semua (God’s Word for All), sesuai dengan fungsi masing-masing pihak.
5. Menyatakan siap meningkatkan secara intensif kapasitas warga gereja dalam penggalangan daya dan dana untuk penyediaan dan penyebaran Alkitab.
6. Mengakui bahwa visi dan misi Lembaga Alkitab Indonesia sejalan dengan gereja-gereja dan lembaga-lembaga pemangku kepentingan Lembaga Alkitab Indonesia dalam hal menerima dan melaksanakan panggilan Allah untuk menjadi saksi dalam memberitakan Kabar Keselamatan bagi umat manusia.
7. Menyatakan siap bekerja sama dalam menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa-bahasa daerah di Indonesia, supaya Firman Allah dapat lebih dimengerti umat, dan dengan itu juga melestarikan bahasa dan budaya bangsa.
8. Menyatakan siap meningkatkan kerja sama dalam mengoptimalkan fungsi Gedung Pusat Alkitab (Bible Centre) sebagai salah satu sarana mewujudkan kesatuan dalam aksi dan kesatuan dalam pelayanan alkitabiah (unio in actione et unio in servitio).
9. Mendorong Pemerintah agar meningkatkan perhatian dan dukungannya pada pengadaan dan penyebaran Alkitab dan pemberantasan buta aksara untuk meningkatan kecerdasan spiritual bangsa.
Jakarta, 9 Mei 2012
|
|
LAI Berita Terkini
|
|
Monday, 14 May 2012 |
|
KEMITRAAN LEMBAGA ALKITAB INDONESIA DENGAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA
Bpk. H.R. Agung Laksono, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia, membuka Konferensi Nasional “ Kemitraan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) dengan Gereja-gereja di Indonesia. Konferensi di Hotel Aston, Cengkareng, Jakarta, 7-10 Mei 2012. Konfernas LAI yang mengangkat tema “Firman Allah Untuk Semua (God’s Word for All)” dihadiri oleh para Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Aras Nasional (Persekutuan Gereja- gereja di Indonesia, Konferensi Waligereja Indonesia, Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia, Persekutuan Gereja-gereja Pantekosta Indonesia, Persekutuan Baptis Indonesia, Bala Keselamatan, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, Gereja Orthodox Indonesia dan Persekutuan Gereja-gereja Tionghoa Indonesia), para 118 pimpinan Sinode Gereja-gereja di Indonesia dan perwakilan Keuskupan Gereja Katolik Se-Indonesia.
Sebelum Konferensi Nasional ini terselenggara, LAI dengan pimpinan Gereja Aras Nasional sudah lebih dulu mengadakan pertemuan bilateral dan dilanjutkan dengan penyelenggaraan Konsultasi Regional pada tahun 2011 LAI yang dilaksanakan di tujuh wilayah di Indonesia, yaitu: Jayapura, Pontianak, Manado, Makassar, Medan, Denpasar, dan Bogor. Dalam Konsultasi Regional LAI mengundang wakil-wakil gereja dan lembaga-lembaga Kristiani yang ada di sekitar tujuh wilayah tersebut. Tiap Konsultasi Regional menghasilkan rumusan memorandum yang berisikan masukan dan sekaligus dukungan bagi pelayanan LAI di Indonesia.
|
|
Read more...
|
|
LAI Berita Terkini
|
|
Friday, 11 May 2012 |
|
Indonesian Christian Retail Expo 2012
Untuk ke tiga kalinya LAI berpartisipasi dalam pameran ICRE 2012. Pada tahun ketiga, pameran diadakan di Mall of Indonesia, Kelapa Gading Jakarta Utara. Pameran akan berlangsung dari tanggal 10 s.d 14 Mei 2012.
Stand LAI memajang seluruh terbitannya dari Alkitab Edisi Study, Alkitab dengan berbagai macam ukuran dan beranekan ragam jenis cover, terbitan untuk study dan anak, juga dalam bentuk CD/VCD. Pada pameran ini LAI memberikan potongan harga sampai dengan 50%, disamping itu juga menyediakan terbitan-terbitan dengan harga murah.
Dalam pameran ini di pamerkan Replika Alkitab Edisi Study Terbesar di Dunia, yang telah mendapatkan Sertifikat MURI. Ukuran Alkitab ini adalah 1,04 x 1,47 meter dengan menggunakan Bible Paper 40 gsm. Juga dipamerkan Alkitab terkecil dengan ukuran 2,5 x 4 cm. Selain itu Museum LAI juga memamerkan beberapa koleksinya mengenai benda-benda Alkitab, gulungan kitab dan bagan sejarah penerjemahan Alkitab, silsilah Yesus dan pemutaran film dokumenter. Tentunya secara lengkap koleksi lengkap Museum LAI dapat dilihat di Gedung Pusat Alkitab (Bible Center) di Jl. Salemba Raya 12 Jakarta.
|
|
Read more...
|
|
|
LAI Berita Terkini
|
|
Friday, 11 May 2012 |
KEMITRAAN DALAM MEWARTAKAN FIRMAN ALLAH
Keberadaan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) selama hampir 58 tahun sangat terlihat dengan jelas relasinya dengan Gere ja dan umat Kristiani (baca: Gereja). LAI dan Gereja, khususnya di Indonesia sangat sulit dipisahkan. LAI eksis karena Gereja dan umat Kristiani, Gereja dan umat Kristiani eksis, antara lain karena dukungan Alkitab yang disediakan oleh LAI.
Untuk mempererat dan memperkuat relasi ini, LAI terus mengkomunikasikan visi-misi dan program kerjanya kepada para pemangku kepentingannya. Seperti yang disampaikan oleh Ketua LAI Drs. Supardan, MA dalam sambutannya pada acara Konferensi Nasional LAI dan Mitra di Hotel Aston, Cengkareng, Jakarta, 7-10 Mei 2012, mengatakan, bahwa Konferensi Nasional LAI bersama gereja-gereja, dan Lembaga Pekabaran Kabar Baik (PKB) ini bertujuan untuk meningkatkan mutu serta memperkuat kemitraan yang selama ini telah dibangun. “Para pimpinan gereja dari semua latar belakang, denominasi, konfensi dan pemerintah yang ada di Indonesia akan bertemu dalam Konferensi Nasional ini untuk mengidentifikasi isu-isu strategis mengenai gereja dan pewartaan Kabar Baik di Tanah Air,” katanya.
|
|
Read more...
|
|
|